Ketua DPR Himbau Tidak Terjadi Lagi Musibah Tumpahan Minyak

11900

Jakarta, Indopetro – Musibah tumpahan minyak mentah dari sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi (PHE) Blok Offshore North West Jawa (ONWJ) beberapa waktu lalu di perairan Karawang, Jawa Barat (Jabar) yang berdampak pada tercampurnya air laut dengan minyak mendapat respon dari Ketua DPR, Bambang Soesatyo.

Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Daerah (Pemda), dan PT. Pertamina bersama masyarakat setempat untuk berkomitmen membersihkan perairan yang terkena tumpahan minyak mentah tersebut. “Jangan sampai musibah ini merugikan masyarakat, lingkungan, hingga negara, baik dari sisi materi maupun dampaknya terhadap kerusakan lingkungan,” kata Bamsoet, Senin (5/8/2019) di Jakarta.

Pihaknya juga mendorong pemerintah, baik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan KLHK bersama dengan Kepolisian dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) penggiat lingkungan dan masyarakat setempat untuk dapat membentuk tim khusus yang berintegritas untuk dapat mengawasi kondisi perairan laut Indonesia, agar tidak terjadi lagi tumpahan minyak ke laut yang dapat berdampak luas, seperti banyaknya ikan yang mati dan mengakibatkan berkurangnya hasil tangkap ikan oleh nelayan.

“Kita juga mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub meminta Syahbandar memberikan imbauan kepada seluruh kapal-kapal untuk berhati-hati agar tidak ada minyak yang tumpah dari kapal dan menghindari area tumpahan minyak, serta memberikan prioritas kepada kapal-kapal yang bertugas menanggulangi pencemaran,” kata Bamsoet. Dia juga mendorong pihak kepolisian untuk terus menindaklanjuti dan mengusut tuntas tumpahan minyak tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*