EBT Berpotensi Sejahterakan Masyarakat

21000
EBT Berpotensi Sejahterakan Masyarakat

JAKARTA (INDOPETRO)- Energi berbasis fosil dalam jangka panjang diprediksi akan habis. Karena itu pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) akan memegang peranan penting bagi upaya elektrifikasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu Winardi, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Direktorat Pajak dalam diskusi bertajuk Sejahterakan Masyarakat Lewat Energi Baru dan Terbarukan pada Kamis (28/6/2018) di Auditori Gedung Sindo, lantai dasar Komplek MNC Group, Jalan KH.Wahid Hasyim No.38 Jakarta Pusat. Namun demikian pengembangan EBT juga membutuhkan dukungan fiskal.

“Salah satu masalah untuk kembangkan EBT terletak pada aspek fiskal dan non fiskal,” kata Wahyu Winardi.

Lebih jauh Wahyu mengutarakan dukungan fiskal tersebut berbentuk bea masuk dibebaskan dan pajak. Hal ini, katanya, baru berlaku untuk Panas Bumi (Geothermal).

Dia juga mengungkapkan diharapkan bahwa dengan adanya insentif fiskal maka harga EBT juga jadi kompetitif. Insentif EBT juga harus rasional seiring dengan insentif untuk Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sementara itu, Abadi Poernomo, anggota Dewan Energi Nasional (DEN) menyatakan bahwa pengembangan EBT harganya harus terjangkau dan bisa diakses oleh masyarakat secara luas. “Idealnya harus seperti itu karena bagaimana pun EBT diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Hingga kini harga EBT belum dapat terjangkau,” kata Abadi seraya mengimbuhkan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang paling boros mengunsumsi BBM.

Namun demikian Abadi tetap optimis bahwa harga EBT ke depan akan bisa dijangkau oleh masyarakat. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*