Ada Lonjakan Distribusi BBM saat Iedul Fitri

36400
Ada Lonjakan Distribusi BBM saat Iedul Fitri
Foto : merdeka.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Tim Posko Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan selama periode tugas posko dari 31 Mei 2018 hingga 24 Juni 2018, terdapat peningkatan pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) dibandingkan konsumsi normal (Daily Offtake Thruput/DOT).

Kenaikan konsumsi Premium meningkat 24,9%, sementara Pertalite meningkat 8 % dan Pertamax/AKRA 92 meningkat 16,5%. Untuk jenis Gasoline ini, hanya Pertamax Turbo yang mengalami sedikit penurunan konsumsi, yakni sebesar 0,7%.

Peningkatan konsumsi Premium pada libur Iedul Fitri kali ini tak lepas dari kebijakan pemerintah menghadirkan kembali Premium pada SPBU Reborn di 571 SPBU di Jawa, Madura dan Bali (Jamali), sehingga menambah jumlah total SPBU yang menyalurkan premium di Jamali menjadi berjumlah 2.090 SPBU. Jaminan atas penyediaan Premium tersebut merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 43 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. Peraturan ini merupakan perubahan regulasi sebelumnya, yaitu Perpres Nomor 191 Tahun 2014.

Untuk bahan bakar Avtur terjadi peningkatan sebesar 0,9%. Tim posko juga mencatat pada libur Idulfitri kali ini untuk jenis BBM Gasoil mengalami penurunan, yaitu Solar/Akrasol sebesar 7,3% dan Dexlite sebesar 5,9%. Sedangkan Pertamina Dex meningkat 0,8%. Sementara itu, konsumsi minyak tanah juga tercatat turun 14,9%.

Sementara untuk stok BBM dilaporkan dalam kondisi normal dengan ketahanan Premium untuk 21 hari, Solar/Akrasol untuk 21 hari, Pertalite untuk 23 hari, Kerosene untuk 40 hari, Pertamax/AKRA 92 untuk 21 hari, Pertamax Turbo untuk 43 hari, Pertamina Dex untuk 46 hari, Dexlite untuk 21 hari, Avtur untuk 28 hari, dan LPG untuk 19 hari.

Dari subsektor ketenagalistrikan, Tim Posko Sektor ESDM melaporkan sistem dalam keadaan normal dengan daya mampu pasok nasional sekitar 34,2 GW dan beban puncak sebesar 30,3 GW, sehingga kapasitas cadangan daya nasional sebesar 3,9 GW. Demikian data yang disinyalir dari Kementerian ESDM.

Sebagai catatan, Tim Posko Sektor ESDM yang dibentuk untuk mempermudah pengawasan dan pengaduan dari masyarakat pada periode Hari Raya Iedul Fitri 2018 di bidang energi telah menyelesaikan masa tugasnya per 24 Juni 2018. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*