Inilah Capaian Hulu Migas per Mei 2018

18300
Inilah Capaian Hulu Migas per Mei 2018
Foto: koran.bisnis.com

JAKARTA (INDOPETRO)-Upaya pemerintah untuk terus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) terus dilakukan. Kerja kerasnya tidak sia-sia. Lalu bagaimana hasilnya?

Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wisnu Prabawa Taher mengungkapkan beberapa hal, diantaranya soal realisasi operasional status per 31 Mei 2018.

Reserve Replacement Ratio (RRR) sebagai parameter peningkatan Cadangan Migas Mencapai 154% dari target RRR sebesar 100%,” kata Wisnu pada sejumlah media, Rabu petang (6/6/2018) di Jakarta. Sedang capaian lifting migas sebesar 1.916 ribu BOEPD, atau 96% dari target APBN 2018 sebesar 2.000 ribu BOEPD.

“Untuk realisasi lifting Minyak Bumi sebesar 758 ribu BOPD, atau 95% dari target APBN 2018 sebesar 800 ribu BOPD,” kata Wisnu. Sedang untuk realisasi lifting Gas Bumi sebesar 1.158 ribu BOEPD, atau 97% dari target APBN 2018 sebesar 1.200 ribu BOEPD.

Dia juga memaparkan soal capaian Pengembalian Biaya Operasi (Cost Recovery). “Capaiannya sebesar US$4,7 miliar, atau 47% dari target APBN 2018 sebesar US$10,1
milliar (unaudited),” ujarnya.

Sementara untuk investasi Migas, lanjut Wisnu, telah mencapai US$3,7 miliar, atau 26% dari target 2018 sebesar US$14,2 miliar. Tak ketinggalan pula dia juga membeberkan soal capaian penerimaan negara dari Hulu Migas. “Capainnya sebesar US$6,9
milliar, atau 58% dari target APBN 2018 sebesar US$11,9 milliar,” tandasnya.

Lebih jauh dia juga mengungkapkan bahwa pada 2018 ini SKK Migas mentargetkan persetujuan 25 POD blok migas. Namun Wisnu tidak menyebut target RRR dan cadangan yang bisa didapat dari persetujuan 25 POD blok migas tersebut.

Pada 2017 lalu pemerintah telah menyetujui 26 POD/POFD. Total peningkatan cadangan migas pada tahun lalu mencapai 55,33% dari target sebesar 60% di tahun lalu.

Hingga saat ini sudah terdapat delapan POD blok migas yang telah disetujui oleh pemerintah. Namun sayangnya Wisnu lagi-lagi tidak mau menyebut seluruh blok yang telah mendapatkan persetujuan POD tersebut beserta target produksinya. “Antara lain West Pangkah, Pematang Phase 2, Benggala, Meliwis, NW Kenanga,” kata Wisnu. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*