Pemimpin Besar Iran Minta AEOI Pengayaan Uranium Capai 190.000 SWU

50700
RPBN 2019 Dipaparkan Menteri ESDM di Raker Komisi 7 DPR

JAKARTA (INDOPETRO)- Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyinggung perundingan antara Iran dengan negara-negara Eropa mengenai JCPOA, dengan menyatakan bahwa rakyat dan pemerintah Iran tidak akan menerima sanksi dan pembatasan nuklir, dan tidak akan membiarkan musuh mewujudkan mimpi buruk mereka mengenai JCPOA.

Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam acara haul Imam Khomeini ke-29, di hadapan puluhan ribu pencinta pendiri Republik Islam Iran menegaskan bahwa Badan Energi Atom Iran (AEOI) sejak Selasa (5/6/2018) harus  menyiapkan segala sarana untuk pengayaan uranium hingga mencapai level 190 ribu SWU.

“Apa yang terjadi dengan musuh terhadap Republik Islam Iran saat ini bukan menunjukkan kekuatan (mereka) tapi karena kemajuan, kebesaran dan ketegaran bangsa Iran,” ujarnya.

Sebagai catatan, kesepakatan bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu diteken Iran bersama AS, Perancis, Inggris, Rusia, China, dan Jerman.

Seperti diketahui, dalam konferensi pers, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan dia menandatangani memo yang menyatakan AS keluar dari JCPOA.

Dia menyebut kesepakatan tersebut adalah bencana dan memalukan bagi AS, yang dianggap tidak melakukan apapun untuk menahan ambisi nuklir Iran.

“Kita tidak dapat mencegah bom nuklir Iran yang rusak dan struktur yang lapuk dari perjanjian saat ini,” ucapnya.

“Kami tidak akan membiarkan rezim yang menyebut ‘Matilah Amerika’ untuk mendapatkan akses ke senjata paling mematikan di Bumi,” imbuh Trump. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*