Presiden Trump Didesak Tekan OPEC

16000
Presiden Trump Didesak Tekan OPEC
Foto: salon.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Para senator Demokrat mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menekan Organization Petroleum Exportir Countries (OPEC) terkait harga minyak mentah.

Seperti dilansir media Bloomberg, Kamis (24/5/2018), kebijakan luar negeri Trump telah membuat AS kehilangan kendali atas harga minyak dan hal ini membuat Demokrat khawatir.

Pemimpin Demokrat di Senat, Chuck Schumer mendesak Trump untuk “berdiri” di hadapan OPEC. Dalam sebuah surat kepada presiden, para politisi Demokrat termasuk Rob Menendez dan Ed Markey meminta Trump untuk mengirim Menteri Energi AS, Rick Perry ke KTT OPEC bulan depan di Wina untuk mendorong stabilitas harga minyak mentah.

“Pengaruh AS di pertemuan OPEC pada dasarnya nol,” kata Thomas Cape, analis senior di Evercore ISI di New York.

Trump dalam sebuah tweet bulan lalu menyatakan bahwa kenaikan harga minyak tidak dapat diterima. Sejak masa itu, harga minyak telah naik enam persen.

Diketahui, harga minyak jatuh sekitar satu dolar AS per barel pada akhir perdagangan Kamis (Jumat, 25 Mei 2018), karena meningkatnya ekspektasi bahwa pengurangan pasokan dari Venezuela dan Iran dapat mendorong OPEC menghentikan pemotongan produksi yang berlangsung sejak awal 2017.

Minyak mentah berjangka Brent turun 1,01 dolar AS menjadi menetap di 78,79 dolar AS per barel, kehilangan 1,27 persen. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,13 dolar AS menjadi 70,71 dolar AS per barel, atau berkurang 1,57 persen.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dapat memutuskan pada Juni untuk meningkatkan produksi mereka guna menutupi pengurangan pasokan dari Venezuela dan Iran yang dilanda krisis, setelah AS memutuskan menarik diri dari kesepakatan pengendalian senjata nuklir. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*