ESDM Hapus Batas Atas Bonus Tanda Tangan untuk Menambah Pendapatan Negara

36200
ESDM Hapus Batas Atas Bonus Tanda Tangan untuk Menambah Pendapatan Negara
Foto : cnn.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghilangkan batas atas bonus tanda tangan pada blok minyak dan gas bumi (migas). Sebelumnya batas atas yang ditetapkan adalah US$250 juta untuk negara, kini menjadi tidak terbatas. Sehingga penerimaan negara bisa lebih besar.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM (Permen ESDM) Nomor 28 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Wilayah kerja Minyak dan Gas Bumi yang Akan Berakhir Kontrak Kerja Samanya yang diundangkan pada 7 Mei 2018.

Pada peraturan terbaru ini, terdapat perubahan pada ketentuan pasal 12 mengenai besaran bonus tanda tangan. Yakni, paling sedikit US$1 juta dan tidak ada besaran paling banyak.Sebelumnya, pasal 12 mengatur batas bonus tanda tangan dipatok paling sedikit US$1 juta dan paling banyak US$250 juta.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan dengan penghapusan batas atas bonus, pendapatan negara berpotensi menjadi lebih besar.

“Perubahan itu dalam rangka meningkatkan penerimaan negara pada kegiatan usaha hulu migas dengan mempertimbangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara,” Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Berdasarkan Permen ESDM Nomor 23/2013 sebagaimana diubah dengan Permen ESDM Nomor 28/2018 ditetapkan bahwa pengelolaan blok migas yang kontraknya berakhir dapat dilakukan melalui perpanjangan oleh kontraktor eksisting, pengelolaan oleh Pertamina, pengelolaan bersama antara kontraktor dan Pertamina serta di lelang.

“Yang terpenting dalam pengelolaan blok migas terminasi adalah program kerja untuk kelanjutan pengelolaannya harus dijaga kualitasnya, baik dari aspek kemampuan teknis maupun finansial, dan harus tetap memberikan hasil yang lebih besar bagi negara. Kalau hasilnya lebih besar, penerimaan negara juga lebih baik, manfaat untuk negara juga makin besar,” kata Agung.

Agung menambahkan, besaran bonus tanda tangan nantinya akan tergantung pada pengelolaan blok migas terminasi selanjutnya. Penentuannya akan dilakukan oleh tim yang beranggotakan wakil dari ESDM dan instansi terkait. Tim tersebut bertugas mengevaluasi dan menetapkan peneglolaan blok migas terminasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*