Faisal Basri Sebut Calo dan Pemburu Rente Masih Kuasai Pertambangan

7300
Faisal Basri Sebut Calo dan Pemburu Rente Masih Kuasai Pertambangan
Foto : realita.id

JAKARTA (INDOPETRO)- Untuk meningkatkan cadangan baru dalam industri pertambangan, negara membutuhkan investasi. Karena itu, pemerintah seharusnya memberikan insentif dan membuka regulasi yang memberi kepastian berusaha. Ada dua hal yang dibutuhkan. Apa saja?

“Pertama regulasi fiskal yang bersifat jangka panjang,” kata Faisal Basri, ekonom senior Universitas Indonesia (UI) di sela-sela acara diskusi bertajuk Sejarah Manfaat Investasi Asing di Sektor Pertambangan, Selasa (15/5/2018) di Jakarta. Kedua, adanya kepastian hukum dan berusaha.

Menurut Faisal, masalah investasi tambang dan migas ini sangat unik. “Uniknya investasi tambang dan migas adalah negara kita tidak perlu bersaing dengan Malaysia, Vietnam, dan negara-negara lainnya,” tandas Faisal. Mereka (investor) pasti datang dengan sendirinya jika ada kepastian hukum.

Pasalnya, sumber daya alam sudah ada di negeri ini sebagai anugerah dari Tuhan. “Tiap-tiap negara berbeda potensi sumber daya alamnya,” ujarnya. Karenanya kita tidak perlu bersaing dengan negara-negara lain.

Lebih jauh Faisal mengutarakan agar investasi bisa segera masuk maka pemerintah diharapkan membuka saja. Selama ini yang ada hanya calo dan pemburu rente yang bisa mengusahakan usaha pertambangan. “Tanpa calo mustahil bisa masuk. Calo inilah yang sekarang menikmati keuntungan tambang,” tambahnya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*