Bongkar-pasang Direksi, Rugikan Pertamina

27300
eSPeKaPe: Selain Profesional, Dirut Baru Pertamina Harus Kuasai Hulu-Hilir Migas

JAKARTA (INDOPETRO)- Fenomena pergantian Direksi PT Pertamina (Persero) dirasa sangat cepat. Betapa tidak dalam kurun waktu tiga tahun terakhir telah terjadi tiga pergantian Direktur Utama (Dirut). Dari Karen Agustiyawan ke Dwi Soetjipto. Dari Dwi Soetjipto ke Elia Massa Manik. Dari Elia ke Pelaksana tugas (Plt.) Nicke Widyawati.

“Pergantian ini tentu berpengaruh pada proses bisnis perusahaan karena direksi baru harus beradaptasi lagi,” kata Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar pada sejumlah media, Jumat (11/5/2018) di Jakarta. Bahkan harus melakukan riset lagi terkait program-programnya.

Bila demikian, lanjut Arie, bagaimana akan mengejar ketertinggalan dengan Petronas, Malaysia. “Yang ada malah kita tertinggal dengan Petronas. Sekarang kita tertinggal seperempatnya. Mungkin 2 hingga 3 tahun lagi seperdelapannya,” ujar Arie. Bahkan, imbuhnya, 6 tahun lagi nama Pertamina sudah tinggal nama. Mudah-mudahan ini tidak terjadi.

Lebih jauh Arie mengungkapkan Dirut Perusahaan Energi ini kelak dapat dipimpin oleh sosok yang tepat. “Dirut baru haruslah orang paham dan mengerti tentang seluk-beluk Pertamina. Rantai bisnis Pertamina ini sangat panjang dari hulu ke hilir. Bisnisnya unik dan tidak sama dengan bisnis pulsa,” paparnya.

Disamping itu, kata Arie, orang nomor satu Pertamina adalah orang yang berani menolak dan melawan intervensi dari pemerintah jika regulasinya akan merugikan bisnis Pertamina. Karena ujung-ujungnya, lanjut Arie, apabila Pertamina rugi maka yang bakal menanggung adalah masyarakat.

Sebagai catatan, pemerintah telah memutuskan mencopot Elia Massa Manik dari jabatan Dirut Pertamina dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB). Selain pencopotan Elia, pemerintah juga memutuskan merombak jajaran direksi perseroan.

“Pertama telah dilakukan RUPS untuk Pertamina, dan ibu menteri (BUMN Rini Soemarno) selaku RUPS telah membuat keputusan, yaitu pemberhentian direksi Pertamina dan pengangkatan direksi Pertamina,” kata Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, beberapa waktu lalu, di Kementerian BUMN, Jakarta.

RUPS memutuskan Elia Massa Manik digantikan sementara oleh Nicke Widyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina. “Plt Direktur Utama sekaligus Direktur SDM ibu Nicke sampai menunggu jabatan definitif,” tutur Fajar. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*