RUPS PGN Restui Holding Migas

24700
RUPS PGN Restui Holding Migas
Foto: duajurai.co

JAKARTA (INDOPETRO)- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk merestui integrasi perseroan dengan PT Pertamina Gas (Pertagas). Hal tersebut merupakan bagian dalam pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) minyak dan gas bumi (migas).

“Agenda menarik adalah agenda ke 6 soal izin prinsip. Sebagai tindak lanjut akta imbreng April kemarin,” kata Direktur Urama PGN Jobi Triananda, usai RUPS di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Pemberian izin prinsip ini, lanjut Jobi, akan memperlancar proses integrasi Pertagas ke PGN. Untuk mekanismenya, Jobi mengatakan pihaknya menginginkan ‎metode akuisisi. Sedangkan nilai aset Pertagas yang akan dimiliki PGN belum ditentukan karena masih dalam evaluasi. Bila nilai aset telah keluar, RUPS akan kembali digelar.

“Nanti berapa nilainya, masih dalam proses pengkajian dan evaluasi. Nilainya, nanti kalau sudah dihitung, nanti kita sampaikan, lalu kita RUPS kembali,” katanya.

Menurut Jobi akuisisi Pertagas oleh PGN akan membawa dampak positif pada kinerja keuangan perusahaan. “Akan jadi lebih baik dibanding sebelumnya,” katanya.

Selain itu, RUPS ini juga memutuskan perubahan dua komisaris dan satu direksi. Komisaris Utama yang semula diisi oleh Fajar Harry Sampurno diganti menjadi IGN Wiratmaja Puja yang juga merupakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP SDM).

Kemudian, jabatan Komisaris yang semula diisi oleh Hendrika Nora Osloi S diganti menjadi Hambra yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN. Lalu, Direktur Keuangan diganti dari semula diisi oleh Nusantara Suyono menjadi Said Reza Pahlevi.

Dengan adanya pergantian jabatan itu, Jobi berharap kinerja PGN bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Menurutnya faktor yang akan memengaruhi kinerja perusahaan ke depan di antaranya adalah integrasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas), di bawah koordinasi PT Pertamina sebagai induk holding BUMN minyak dan gas (Migas).

“Perbaikan ekonomi nasional juga. Lalu, ada agenda AD ART (anggaran dasar/anggaran rumah tangga), pergantian pengurus. Penyaluran kita juga lebih baik. Insya Allah 2018 lebih baik,” tandas Jobi. (Gadih)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*