SKK Migas : Kebakaran Sumur Minyak Aceh Timur Bukan dari Pertamina EP

38500
SKK Migas : Kebakaran Sumur Minyak Aceh Timur Bukan dari Pertamina EP
Foto: editor.id

JAKARTA (INDOPETRO)- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan keprihatinan atas adanya kebakaran di sumur minyak ilegal di Aceh Timur.

“Kami menyampaikan keprihatinan kepada para korban. Saat ini insiden ini sedang dalam penanganan. SKK Migas dan Pertamina EP siap bekerja sama dengan instansi terkait supaya masalah ini segera bisa teratasi,” ujar Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher pada sejumlah media, Kamis (26/4/2018) di Jakarta.

PT Pertamina EP Asset 1 sudah mengirimkan tim lengkap pemadam kebakaran. Rencananya akan dilakukan penutupan lubang dan mengontrol gas yang keluar melalui pipa flare.

Wisnu menegaskan kejadian kebakaran ini bukan berasal dari aktivitas Pertamina EP tetapi dari kegiatan penambangan minyak mentah liar oleh oknum masyarakat.

“Hal seperti ini masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi industri hulu migas saat ini. Selain merugikan negara, praktik ini juga membahayakan masyarakat dan lingkungan karena tidak dilakukan dengan kaidah-kaidah di industri hulu migas,” ujarnya.

Wisnu menambahkan sumber daya alam migas bukan untuk dinikmati oleh oknum-oknum tertentu tetapi merupakan milik negara yang diusahakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

SKK Migas berharap pihak berwajib dapat menindak tegas pelaku penambangan minyak liar ini. Selain itu masyarakat juga diharapkan dapat membantu menyebarkan pemahaman bahwa kegiatan ini bertentangan dengan hukum dan membahayakan.

Diketahui, telah terjadi kebakaran sumur minyak pada Rabu 25 April 2018 pukul 02.05 WIB di Kecamatan Ranto Peureulak, Desa Pasir Putih Aceh Timur.

Dugaan sementara, kebakaran akibat percikan api pada saat seorang pekerja melakukan pengelasan pipa yang akan dimasukkan ke dalam sumur. Korban terdampak masih dalam tahap pendataan. Sedangkan korban material adalah 3 unit rumah hangus terbakar (RB).

Sedangkan korban jiwa, berdasarkan hasil koordinasi Kalaksa BPBD Aceh Timur beserta tim dengan camat korban meninggal dunia 10 orang dan 50 lainnya luka-luka. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*