Pipa Pertamina di Teluk Balikpapan Diduga Dirusak Pihak Ketiga

32600

JAKARTA (INDOPETRO)- Pipa milik PT Pertamina (Persero) diduga dirusak oleh pihak ketiga sehingga patah. Akibatnya minyak tumpah sehingga mencemari lingkungan di sekitar Teluk Balikpapan Kalimantan Timur. Selama ini pemberitaan berbagai media dikesankan pipa minyak milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut bocor.

“Ini musibah yang dialami Pertamina. Ia dirugikan karena pemberitaan tidak sesuai dengan sebenarnya. Terkesan pipa yang di Teluk Balikpapan bocor,” kata Otto Hasibuan kuasa hukum Pertamina pada sejumlah media, Kamis (26/4/2018) di Jakarta. Padahal pipa Pertamina dirusak oleh pihak ketiga sehingga patah. Akibatnya minyak tumpah sehingga mencemari lingkungan.

“Yang terjadi adalah pipa milik Pertamina patah bukan bocor,” tandas Otto Hasibuan.

Apa yang terjadi sehingga menyebabkan pipa tersebut patah? “Pipa tertarik 120 meter sehingga patah. Terjadinya? Tertarik oleh jangkar. Pipa yang patah diangkat dengan sebuah alat. Bekas patahannya menyerupai huruf V,” papar Otto Hasibuan.

Hasil tersebut, lanjut Otto Hasibuan, berdasarkan ahli independen bernama PT Dewi Rahmi untuk melakukan analisa kasus itu. Perusahaan tersebut  bergerak di bidang perbaikan dan perawatan fasilitas-fasilitas bawah laut.

Menurut Otto Hasibuan, jangkar yang dilego itu milik Kapal MV Ever Judger British Virgin Islands yang dioperatori oleh Hongkong Ltd.

Pihaknya saat ini, lanjut Otto Hasibuan telah melaporkan peristiwa tersebut pada polisi. Laporannya bernomor LP/181/IV/Polda Kaltim/SPKT II pada 13 April 2018.

Dugaannya adalah pengrusakan fasilitas khusus/aset negara milik Pertamina dan atau ikut serta melakukan pengrusakan
(Pasal 406 KUHP Jo, Pasal 408 KUHP dan atau Pasal 55 KUHP).

Disamping itu, Pertamina juga sedang mempersiapkan langkah gugatan perdata ke owner, operator dan abk serta nakhoda. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*