Anggota DPD Perjuangkan BBM Subsidi Lampung Diperbesar

17700
Subsidi Energi Capai Rp 323 Triliun
Foto : parstoday.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi diberbagai daerah menjadi salah satu concern dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Lampung. Pasalnya, daerah Provinsi Lampung menjadi perlintasan padat dan strategis bagi daerah-daerah lainnya.

“Selayaknya BBM subsidi di Lampung diperbesar karena kendaraan yang melewati Lampung menuju wilayah Sumatera, Medan, Palembang dan Padang serta Bengkulu sangat banyak.

“Nah, ketika jatah BBM disamakan harga di Sumsel dan Sumut serta Sumbar, maka itu tidak adil. Artinya bagaimana memperjuangkan jumlah subsidi BBM di Lampung,” kata Anang Prihantoro, anggota DPD asal Lampung, Rabu (25/4/2018) di Jakarta. Pria yang dikenal sebagai Senator Caping Gunung mengungkapkan BBM yang dipergunakan kendaraan yang lewat Lampung mestinya subsidi BBM nya lebih besar dan rasional.

Jamak diketahui, belakangan ini banyak terjadi kelangkaan BBM jenis premium di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Lampung. Menurut Sales Eksekutif Pertamina Lampung Sindhu, pihaknya hanya menerima premium sesuai dengan yang dialokasikan pemerintah pusat.

Menurutnya, Lampung  mendapat alokasi BBM subsidi sebanyak 410 ribu kiloliter tahun ini. Jumlah tersebut harus dibagi secara merata di 145 SPBU yang tersebar di Lampung. Per harinya, tiap SPBU menjual kurang lebih 8 kiloliter. “Kita tidak menyalurkan lebih atau kurang, tapi pas untuk BBM subsidi, sesuai dengan kuota yang ditugaskan. Pertamina hanya menerima penugasan dari pemerintah, berapa yang dikasih pemerintah kita bagi ke SPBU kemudian disalurkan kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Sindhu menghimbau kepada  masyarakat yang mampu untuk tidak menggunakan BBM subsidi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*