The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018 Kembali Digelar

12600
The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018 Kembali Digelar
dok. istimewa

JAKARTA (INDOPETRO)- Sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dalam rangkaian pencapaian target energi, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) akan kembali menyelenggarakan “The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018 pada 29 – 31 Agustus, 2018 di Balai Kartini, Jakarta.

Kegiatan tahun ini mengambil tema “Investment Breakthrough To Achieve Renewable Energy Target,” dengan menghadirkan pameran, konferensi, kompetisi poster dan paper serta pelatihan yang akan mendukung upaya-upaya pengembangan sumber energi alternatif di tanah air.

Acara Indo EBTKE Connex dilaksanakan dengan tujuan mendesiminasikan informasi kepada
para pemangku kepentingan tentang pentingnya mendorong penggunaan energi baru
terbarukan secara optimal sebagai salah satu solusi untuk membangun ketahanan energi nasional. EBT tidak saja berperan dalam peningkatan penyediaan energi untuk mencapai target bauran 23% pada tahun 2025, tetapi juga mendukung percepatan penyediaan akses energi modern dan berkontribusi dalam program penurunan gas rumah kaca.

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Kementerian ESDM, mendukung terselenggaranya kegiatan Indo EBTKE Conex 2018
sebagai salah satu kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan EBTKE untuk bersama-sama melakukan upaya terobosan agar percepatan pengembangan energi baru terbarukan dapat dilaksanakan demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam hal pemanfaatan energi. Selain itu, merupakan kewajiban generasi saat ini untuk menjaga keberlanjutan ketersediaan energi bagi generasi anak cucu kita mendatang.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Energi Terbarukan (METI) menyatakan penyelenggaraan,
“The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018” merupakan kegiatan yang menghadirkan pihak-pihak berkepentingan dalam energi nasional seperti pemerintah, pelaku industri, para pakar energi, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam satu tempat untuk membahas ketahanan energi nasional.

“Sesi konferensi pada kegiatan ini akan difokuskan pada upaya-upaya mencari berbagai inovasi untuk mengurai hambatan dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. Kami berharap hasil diskusi ini yang menghadirkan praktisi–praktisi di bidang energi baru dan terbarukan bisa menjadi masukan berharga bagi Pemerintah, khususnya terkait Kebijakan Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Nasional,” kata Suryadarma pada sejumlah media, Rabu (25/4/2018) di Jakarta.

Sedangkan Ketua Peyelenggara, Herutama Trikoranto juga menambahkan bahwa, kegiatan “The 7th Indonesia EBTKE ConEx 2018” ditargetkan mampu menarik 6 ribu pengunjung, 50 perusahaan, serta 1.800 delegasi yang bekecimpung di bidang energi baru dan terbarukan dari berbagai negara di dunia. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*