APLTMH : Terbitkan Regulasi yang Picu Persaingan Investasi

30400
Konsumsi Listrik Lebaran Jawa-Bali Diprediksi Mencapai 16.000 MW
Foto : dumaisatu.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Asosiasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (APLTMH) berharap agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengeluarkan kebijakan yang mendukung persaingan investasi sehingga tercipta harga yang kompetitif. Selama ini regulasi belum berpihak kepada konsumen.

“Kita berharap, di ujung jabatannya, Menteri Jonan benar-benar mengeluarkan kebijakan yang mendukung persaingan investasi sehingga tercipta harga yang kompetitif dan berpihak kepada konsumen sebab biaya produksinya efisien,” kata Ketua Umum APLTMH Riza Husni pada sejumlah media, Rabu (18/4/2018) di Jakarta. Di sisa masa jabatan Menteri ESDM ada kebijakan yang benar benar untuk rakyat, bukan hanya kosmetik.

Seperti diketahui, saat ini terjadi pemborosan pada PT PLN dengan penggunaan Kapal Listrik atau Mobil PowerPlant (MPP). Kapal Listrik ini asal Turki ini berbahan bakar diesel dan sangat mahal.

Menurut Riza Husni, potensi pemborosan itu cukup besar mengingat PLN terus memperbanyak Kapal Diesel Turki dan mempersulit investasi di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) yang lebih murah. “Semua pihak sudah tahu bahwa diesel sangat tidak efisien, apa lagi yang di kapal. Harga kWh yang sangat mahal tidak pernah dipermasalahkan oleh Menteri ESDM (Energi Sumber Daya Mineral). Kalau EBT, Menteri (Ignatius Jonan) langsung berteriak listrik murah untuk rakyat. Ini sebuah kebijakan yang aneh,” tandas Riza Husni. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*