Wamen ESDM : Kita Pangkas 186 Regulasi agar Investor Masuk

28600
ESDM Minta OJK Biayai 46 Proyek EBT yang Mangkrak
katadata.co.id

JAKARTA (INDOPETRO)- Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Indonesia berupaya untuk lebih ramah kepada investor dengan memberikan kemudahan-kemudahan dan rantai birokrasi yang lebih sederhana. Sebut saja memangkas regulasi-regulasi yang dapat menghambat investasi. Dengan berbagai kemudahan tersebut, pemerintah berharap iklim investasi di Indonesia lebih ramah bagi investor sehingga investor mau menanamkan investasi di Indonesia. Demikian disampaikan Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar saat menerima kunjungan Delegasi Polandia, pada Rabu (11/4/2018) di Jakarta.

“Pemerintah Indonesia telah berusaha menciptakan iklim yang ramah investor. Terbukti peringkat Ease of doing Business (EODB Index) Indonesia 2018 meningkat menjadi rangking 72, atau lebih baik dari tahun 2017 (rangking 91),” ujar Arcandra.

Hingga triwulan I 2018, Kementerian ESDM juga telah menyederhanakan/mencabut 186 regulasi/sertifikasi/rekomendasi/perizinan yang dinilai menghambat investasi.

Kementerian ESDM lanjut Arcandra, sebagai policy maker memastikan proses bisnis berjalan lebih baik dan transparan, hal itu dibuktikan dengan banyaknya perizinan yang telah dipangkas tersebut investasi di Indonesia dapat menjadi lebih menarik bagi investor termasuk dari Polandia.

“Kami akan selalu siap untuk mendengarkan keluhan-keluhan yang dihadapi para investor, dan akan berusaha menciptakan alur bisnis yang transparan dan akuntabel, dan agar perusahaan-perusahaan polandia yang saat ini beroperasi di Indonesia memahami alur bisnis di Indonesia bergabung saja dengan perusahaan lokal,” jelas Arcandra. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*