AS Genjot Produksi Minyak Mentah

10200
Wamen ESDM : Potensi Migas di Laut Dalam Sangat Besar
Foto : bisnis.com

NEW YORK (INDOPETRO)- Ada informasi menyebutkan bahwa produksi minyak Amerika Serikat (AS) menunjukkan peningkatan. Berapa volume peningkatannya dan apa dampaknya?

Menurut laporan US Energy Information Administration (EIA) disebutkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 3.3 juta barel ke angka total 428.64 juta barel. Padahal, sebelumnya diharapkan data tersebut akan menurun 0.6 juta barel.

Produksi minyak mentah AS juga mencapai rekor tinggi baru pada 10.53 juta barel per hari (bph) pekan lalu, memantapkan posisinya sebagai negara produsen minyak terbesar kedua di dunia. Saat ini, AS menghasilkan lebih banyak minyak mentah ketimbang Arab Saudi. Posisi AS hanya sejengkal di belakang Rusia yang mencatatkan output nyaris 11 juta bph.

Kabar mengenai peningkatan persediaan dan produksi minyak mentah AS sejatinya cenderung bearish bagi harga minyak.

Sementara itu, pada Kamis (12/4/2018) laju kenaikan harga minyak telah mengendur. Brent diperdagangkan di kisaran USD66.84, sedangkan WTI bergerak di sekitar USD66.84; keduanya di bawah high pada Rabu (11/4/2018). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*