Menteri Jonan Minta KLHK Proaktif Usut Kasus Minyak Tumpah di Teluk Balikpapan

17500
Menteri Jonan Anggap Cost Recovery Sangat Ketinggalan Zaman
Foto : Istimewa

JAKARTA (INDOPETRO)- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lebih proaktif dalam menuntaskan masalah tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Menurut Jonan, pengusutan kasus dilakukan mengacu pada Undang-Undang Lingkungan Hidup karena persoalan gesernya pipa milik Pertamina Refinery Unit (RU) V yang menyebabkan tumpahan minyak tersebut cenderung berkaitan dengan pencemaran lingkungan hidup hingga adanya korban nyawa.

“Jadi nggak di saya. Coba dicari urusannya di Kementerian ESDM apa. Itu kan masalah safety,” kata Jonan di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Jonan juga menyarankan agar investasi di lapangan dapat diselesaikan terlebih dahulu.

“Perlu dicek sebenarnya, salah ada di mana? Ini bagaimana sih kok bisa sampai ada tumpahan? Apakah pipanya putus? Lalu apakah putus karena ada pergerakan sesuatu di situ? Saya nggak tahu (sanksinya),” katanya.

PT Pertamina (Persero) sendiri masih enggan berkomentar banyak terkait perkembangan investigasi yang dilakukan. “Aku nggak bisa ngomong. Nanti tanya ke Polda,” kata Direktur Pengolahan Pertamina, Toharso, di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Saat ini pompa minyak yang digunakan dalam operasi kilang minyak di Teluk Balikpapan telah dihentikan sementara.(Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*