Apple Inc 100 Persen Gunakan Energi Bersih

18500
Apple Inc 100 Persen Gunakan Energi Bersih
Lautan panel surya di fasilitas Apple yang berlokasi di Mesa, Arizona. Foto: azcentral.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Apple Inc menyatakan telah menggunakan energi terbarukan untuk seluruh fasilitasnya, termasuk di dalamnya semua pusat data, kantor, dan gerai penjualan resminya di 43 negara.

Perusahaan pembuat ponsel iPhone ini mengaku kini ada sembilan pemasok yang berkomitmen menggunakan energi terbarukan, yaitu angin dan surya, sebagai sember tenaga untuk menjalankan seluruh operasionalnya. Total ada 23 fasilitas.

Perusahaan besar Amerika Serikat lainnya, Wal-Mart dan Alphabet Inc, telah menjadi pembeli energi terbarukan sebagai sumber energi terbesar di negara. Yang kemudian mendorong pertumbuhan industri pembangkit listrik tenaga angin dan surya.

Tahun lalu Google, salah satu anak usaha Alphabet, membeli energi terbarukan yang cukup untuk memenuhi konsumsi listrik dunia.

Harga kedua pembangkit listrik ini terbilang rendah berkat kemajuan teknologi dan meningkatnya produksi panel dan turbin global. Ini memungkinkan perusahaan yang ingin “menghijaukan” image mereka untuk membeli energi bersih dengan harga kompetitif.

“Kini kami bisa mengurangi pengeluaran kami dari sebelumnya,” kata Vice President Environment, Policy, dan Social Initiatives Apple, Lisa Jackson, melalui pernyataan resmi, Senin (9/4/2018). Selain itu ada keuntungan lainnya saat meningkatkan kompetitif pasar energi bersih ini.

Proyek energi terbarukan yang menyokong kelistrikan fasilitas milik Apple ini dikelompokkan menjadi kincir angin dalam ukuran besar di Amerika Serikat, hingga ratusan rooftop solar system di Jepang dan Singapura. Perusahaan tersebut juga mendorong kebutuhan untuk pengadaan energi terbarukan untuk operasional Apple.

Langkah selanjutnya bagi Apple, lanjut Jackson, adalah mendorong pemasok untuk ikut dalam gerakan 100 persen energi terbarukan. Dengan demikian, para pemasok sudah selangkah lebih maju dari para pesaing bisnis Apple.

“Kami tegaskan (kepada para pemasok) bahwa seiring waktu ini (energi bersih) akan kurang dari daftar keinginan, namun melebih dari sebuah persyaratan,” katanya, dikutip  dari Reuters. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*