PGN Masih Tunggu Petronas Bayar Utang Lapangan Gas Kepodang

46100
PGN Masih Tunggu Petronas Bayar Utang Lapangan Gas Kepodang
Foto: mediaindonesia.com

JAKARTA (INDOPETRO)- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) mengaku masih belum menerima pelunasan pembayaran ship or pay dari Petronas Carigali Indonesia karena penyaluran gas yang tidak sesuai kontrak.

Direktur Utama PGN Triananda Hasjim menyatakan, perseroan masih menunggu perusahaan Malaysia tersebut membayar kewajibannya. Dia pun menambahkan, PGN ke depannya tidak mempersoalkan jika nantinya penyaluran gas bumi akan menjadi gas alam cair (liquefied natural gas/LNG).

“Kami sih mengikuti kontrak saja. Kalau volume gas bumi tidak sesuai dengan kesepakatan awal, ya harus membayar,” katanya di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Adapun kini PGN juga masih memiliki saham partisipasi di Lapangan Kepodang lewat anak usahanya PT Saka Energi Indonesia melalui Saka Energi Muriah Ltd. sebanyak 20%, sedangkan Petronas Carigali menjadi mayoritas dan pengelola lapangan itu dengan kepemilikan sebesar 80%.

Lapangan Kepodang mengalami kahar (force majeuer) sehingga cadangan gas berpotensi habis pada 2019. Padahal kontrak penyaluran gas bumi ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui pipa Kalimantan Jawa Gas (KJG) ini  berlaku hingga 2026.

Terkait hal ini, Petronas kemudian mengajukan usul ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar penyaluran diganti menggunakan LNG. Hal ini pun disanggupi oleh PGN.

“Kami kan GTA (Gas Transportation Agreement), jadi tidak mempermasalahkan gas itu datang dari mana. Paling penting volume gas sesuai dengan ketentuan kontrak,” katanya.

Saat ini penyaluran gas di Kepodang lewat pipa transmisi PGN disebut masih lancar. Volumenya ada di sekitar 60 – 70 juta kubik kaki per hari (Million Cubic Feet  per Day/MCFD). Ketentuan volume ship or pay antara lain pada periode 2015-2019 sebesar 104 MCFD. Lalu realisasi penyaluran gas di periode 2015 Petronas masih 86,06 MCFD. Sedangkan pada 2016 dan 2017 masing-masing volume realisasi penyaluran gas sebesar 90,37 MCFD dan 75,64 MCFD. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*