Harga BBM Riau Tinggi, 2000 Mahasiswa Segel Kantor Pertamina

33700
Harga BBM Riau Tinggi, 2000 Mahasiswa Segel Kantor Pertamina

PEKANBARU (INDOPETRO) – Pemerintah kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Harga Pertalite di Riau termasuk harga yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia. Masuk akal bila masyarakat Riau keberatan atas naiknya harga Pertalite. Pasalnya, Riau dikenal sebagai ladang subur minyak dan gas bumi (migas).

Fakta tersebut tak ayal membuat mahasiswa Riau, khususnya Aliansi Riau Menggugat, dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau, menyegel kantor PT Pertamina pada Rabu siang (28/03/2018) di Jl Sisingamangaraja No. 141 Pekanbaru.

Peserta aksi yang terdiri dari gabungan BEM Universitas Riau, BEM Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, BEM Universitas Abdurrab dan BEM Universitas Islam Riau diperkirakan mencapai 2000 mahasiswa. Spanduk dan orasi dari masing-masing Presiden Mahasiswa BEM Universitas turut mewarnai aksi yang dipimpin oleh Al Fikri, Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau sebagai Koordinator Lapangan (Korlap).

Saat aksi berlangsung, massa mahasiswa mendesak dan meminta perwakilan Pertamina Cabang Riau untuk menemui para mahasiswa. Permintaan tersebut dikabulkan. Rahman Pramono Wibowo, Kepala Cabang Pertamina Riau, menemui massa aksi. “Kami berjanji akan menambah suplai kuota BBM Premium di Riau dalam minggu ini, karena kami dari Pertamina butuh waktu untuk memprosesnya,” ujar Rahman di hadapan para mahasiswa.

Setelah bernegosiasi akhirnya tercapai kesepakatan antara Aliansi Riau Menggugat dengan Pertamina Riau. Kedua pihak bersepakat dalam beberapa hal, yang kemudian dituangkan dalam hitam di atas putih disertai materai. Surat kesepakatan tersebut berisi beberapa poin, yaitu:

1. PT Pertamina Riau berjanji akan menambah kuota BBM jenis Premium khusunya di Provinsi Riau dalam jangka waktu 3 hari sejak aksi massa Aliansi Riau Menggugat di depan Kantor PT Pertamina, pada Jumat, 30 Maret 2018
2. PT Pertamina Riau berjanji akan menghadirkan Direktur Utama PT Pertamina di Riau untuk bertemu mahasiswa dan masyarakat Riau guna membahas tingginya harga BBM di Indonesia, khususnya Provinsi Riau selama 7 hari sejak massa aksi Aliansi Riau Menggugat berlangsung, padai Minggu, 1 April 2018

Usai melakukan penandatanganan surat perjanjian tersebut, kantor PT Pertamina pun langsung disegel oleh massa aksi dengan rantai dan gembok serta spanduk yang bertuliskan “Disegel”

Seusai menyegel kantor Pertamina, peserta aksi pun segera bergegas menuju kantor Gubernur Riau untuk menemui Sekretaris Daerah Provinsi Riau agar Pemerintah Daerah Riau segera menekan Pertamina dalam hal yang dituntut oleh mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Ahmad Hijazi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau menyanggupi untuk menekan Pertamina dalam penambahan kuota BBM jenis Premium dalam waktu 3 hari. Di sisi lain massa aksi mendesak Sekda Riau untuk menekan DPRD Riau agar melaksanakan Sidang Paripurna terkait pengesahan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Riau.

Rombongan Aksi Mahasiswa Universitas Riau mendatangi Kantor Gubernur Riau usai menyegel Kantor Pertamina Riau (29/3/2018)

Aliansi Riau Menggugat melalui Rinaldi selaku Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau menyebutkan, bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam. “Meskipun berjuta kali turun aksi, kami tidak akan pernah lelah dan akan terus memperjuangkan hak rakyat. Kedepannya kami akan terus mengawal janji-janji, baik dari pihak Pertamina maupun dari Sekda Provinsi Riau, karena bagaimanapun suara rakyat harus tetap diperjuangkan sampai kapanpun,” tegas Rinaldi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*