China Luncurkan Standar Harga Minyak

27300
Tim harga minyak KESDM : Harga ICP April Naik
buzznigeria.com

BEIJING (INDOPETRO)- Di tengah belum stabilnya harga minyak global, Pemerintah China mengenalkan standar harga minyak baru untuk pasar Asia.

Jamak diketahui, selama ini terdapat beberapa harga standar sebagai patokan harga minyak. Sebut saja Brent dari Eropa dan WTI dari Amerika. Keduanya yang menjadi referensi pasar global. Sedangkan pasar Asia (Timur dan Tenggara) belum memiliki harga minyak acuan tertentu, walau berstatus sebagai kawasan dengan pertumbuhan konsumsi minyak terbesar. Namun China sebagai salah satu negara produsen sekaligus konsumen, dinilai menjadi tempat potensial untuk merilis harga minyak acuan.

“Pemerintah China nampaknya sungguh-sungguh ingin mendukungnya, dan saya dengar beberapa perusahaan diminta atau dipaksa untuk melakukan perdagangan dengannya (harga Shanghai Crude Oil Futures), hal mana bisa membantu (menjadikannya harga minyak acuan baru -red),” kata Jeff Brown, presiden lembaga konsultan FGE, seperti dilansir Reuters, Selasa (27/3/2018).

Brown mengungkapkan ada kekhawatiran mengenai intervensi regulator, sebagaimana telah terjadi pada komoditas finansial China lainnya, termasuk Bijih Besi dan Batu Bara. “Fakta bahwa pemerintah (China) mendorong perdagangan dan tak malu-malu tentang ikut campur untuk sesekali merubah aturan, bisa jadi mengecilkan minat pemain pasar internasional,” katanya.

Walaupun demikian, harga Shanghai Crude Oil Futures melonjak enam persen. Kontrak untuk pengiriman September dibuka pada 440.4 yuan (sekitar USD69.78) per barel dari harga referensi awal 416 yuan, dan sempat naik hingga 447.1 yuan dalam beberapa menit pertama setelah pembukaan pasar.

Menurut Chen Tong, analis Minyak Mentah senior di First Futures, likuiditas digerakkan oleh investor institusional dan spekulan. “Dalam jangka pendek, kami meyakini fluktuasi harga akan merefleksikan permintaan dan penawaran Minyak Mentah domestik. (Namun) dalam jangka panjang, harga Minyak Mentah (dalam) yuan akan merefleksikan pergerakan Brent,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*