Keterangan Pertamina Naikkan Harga BBM Pertalite

34100
Pertamina Bantah Berita Harga Pertalite Naik
Foto : kompasiana.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sejak akhir pekan lalu naik hingga Rp200 per liter. Harga baru ini berlaku di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kenaikan ini merupakan dampak dari naiknya harga minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah.

“Kedua faktor penentu kenaikan harga BBM mengharuskan perubahan harga. Saat ini harga minyak mentah sudah hampir menyentuk angka US$65 per barel, ditambah nilai tukar rupiah juga menunjukkan kecenderungan melemah,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, melalui keterangan tertulis, Minggu (25/3/2018).

Adiatma mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk bertahan dengan harga saat ini agar tidak membebani masyarakat. Namun harga bahan baku yang meningkat tajam mengharuskan harga BBM naik di konsumen akhir. Di sisi lain Pertalite merupakan produk rekomendasi Pertamina untuk masyarakat untuk mengurangi BBM subsidi.

Dia menambahkan, kenaikan Pertalite secara periodik dilakukan Pertamina sebagai badan usaha. Pihaknya juga mengapresiasi konsumen yang tetap memilih produk ini sebagai bahan bakar bagi kendaraannya.

“Keputusan untuk menyesuaikan harga merupakan tindakan yang juga dilakukan oleh badan usaha sejenis. Namun, kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina,” katanya.

Dilansir dari laman resmi Pertamina, harga jual Pertalite per 24 Maret 2018, di DKI Jakarta menjadi sebesar Rp 7.800 per liter. Sementara di provinsi lainnya berkisar Rp 7.800 sampai Rp 8.150 per liter. Seperti di Provinsi Riau, Pertalite dibanderol menjadi Rp 8.150 per liter, sedangkan harga Pertalite di provinsi Maluku dan Papua masing-masing menjadi Rp 8.000 per liter. (Gadih)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*