Menteri Jonan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik

28800
Pemerintah Kendalikan BPP agar Tarif Listrik Tidak Naik
Foto : m.tempo.co

JAKARTA (INDOPETRO)- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) memastikan bahwa saat ini hingga 2019 tidak ada kenaikan tarif listrik. “Tidak ada kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL),” kata Ignasius, Kamis (22/3/2018) di Jakarta.

Disamping itu, pihaknya juga sedang mencanangkan pembangunan jaringan transmisi di Indonesia Timur hingga tahun 2027. Tapi hal ini disesuaikan dengan kebutuhan listrik.

Kebijakan ketenagalistrikan lainnya, lanjut Jonan, adalah KESDM memfokuskan diri pada Program Listrik Perdesaan (LISA) dan Pembagian LTSHE. “Targetnya pada tahun 2019 seluruh desa terlistriki, dengan Rasio Elektrifikasi 99%,” tandas Jonan. Selain itu juga ada penambahan kapasitas per jenis energi primer.

Hal lain yang juga penting, ungkap Jonan, tidak ada penambahan PLTU Batubara di Jawa kecuali yang sudah PPA.

“Ada juga pembangunan PLTU Batubara di Sumatera dan Kalimantan di mulut tambang. Dan penambahan PLTG/PLTGU di Jawa harus melalui pipa/wellhead kecuali yang sudah PPA atau dilelang,” tandasnya.

Lebih Jonan mengutarakan bahwa pembangunan PLTG kecil di luar Jawa diperbolehkan untuk memakai LNG dengan fasilitas platform based. Sedang untuk luar Jawa, rencananya PLTU skala kecil diganti dengan pembangkit berbahan bakar gas agar lebih efisien.

“Kita juga mendorong pembangunan PLTSa, diusahakan dibangun (EPC) oleh PLN. Pihak, Pemda dapat membentuk BUMD yang bekerjasama dengan PLN,” ujar Jonan.

Sebagai catatan, inilah pokok-pokok Revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018-2027, yaitu

Pertama, proyeksi rata-rata pertumbuhan kebutuhan sebanyak 6,86%. Kedua, total Rencana Pembangunan Pembangkit sebesar 56.024 MW. Ketiga, target bauran energi akhir Tahun 2025, Batubara sebesar 54,4%. Sedang EBT sebesar 23,0%. Untuk gas sebesar 22,2%, dan BBM sebesar 0,4%. Keempat, total rencana pembangunan jaringan transmisi, yaitu 63.855 kms.

Kelima, total rencana pembangunan gardu induk adalah 151.424 MVA. Keenam, total rencana pembangunan jaringan distribusi adalah 526.390 kms. Dan ketujuh, total rencana pembangunan gardu distribusi adalah 50.216 MVA. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*