Saatnya Kembangkan Biomassa dari Tanaman Energi

58800
Saatnya Kembangkan Biomassa dari Tanaman Energi
Foto : kompasiana.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Indonesia sejatinya memiliki recourse untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satunya adalah sumber biomassa dari kayu hutan. Sayangnya, hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagai negeri dengan iklim tropis, hutan mempunyai aneka tanaman yang berpotensi untuk dikonversi menjadi biomassa. “Ada banyak ragam tanaman energi yang bisa ditanam, ditumbuhkan dan dikembangkan jadi biomass,” kata Djoko Winarno, President Director PT Cipta Energi Lestari, dalam satu diskusi pada Kamis (15/3/2018) di salah satu hotel di Jakarta. Sebanyak 100 Kepala Keluarga diminta untuk menanam beberapa jenis tanaman energi.

Menurut Djoko, kayu hutan dapat diubah menjadi energi listrik. “Teknologinya kita ada. Inilah energi masa depan Indonesia,” lanjut Djoko. Apalagi makin menipisnya cadangan energi konvensional.

Dia juga mengutarakan, biomassa ini lebih mempunyai keunggulan dibanding energi terbarukan lainnya.

Sementara itu, Indroyono Soesilo, Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), mengungkapkan Indonesia adalah Saudi Arabianya energi biomassa. “Permasalahannya, kita masih dalam paradigma lama. Padahal, untuk pengembangan EBT (energi baru terbarukan) perlu ada keberpihakan. Harus sepakat bersama bahwa biomassa adalah sumber energi masa depan,” kata Indroyono.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 124 juta hektar lahan hutan yang ada, sekitar 60 juta-65 juta hektar di antaranya dimanfaatkan untuk pertanian. Separuhnya lagi lahan marjinal yang tandus, bisa untuk pengembangan Hutan Tanaman Energi (HTE).

Pada dasarnya, kata dia, usaha kehutanan ada enam macam, namun yang digalakkan saat ini hanya Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hutan Alam. Padahal, unit usaha yang lain di bidang kehutanan juga harus dikembangkan, termasuk energi biomassa.

Energi biomassa dari hutan yang bisa dimanfaatkan antara lain limbah-limbah HTI sampai aneka tanaman energi yang tumbuh di hutan.

Menurut Indroyono, sudah seharusnya Indonesia mengembangkan energi biomassa, di mana pengusaha hutan siap diarahkan untuk mengembangkan energi biomassa tersebut. “Kita bisa pakai hasil dari kayu, hasil dari tanaman industri untuk biomassa sebagai pembangkit listrik,” katanya. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*