Dirut Pertamina : Kita Tertinggal Empat Kali dari Petronas

12200
Calon Dirut Pertamina Definitif Harus Ahlinya
Foto: komoditas.co.id

JAKARTA (INDOPETRO)- Pertamina di masa yang akan datang mempunyai tantangan yang sangat besar. Apa saja tantangannya?

Sebagai perusahaan energi milik pemerintah, Pertamina tidak bisa bekerja sendiri. Ia harus berpartner dengan perusahaan energi lainnya. “Berpartner menjadi keharusan bagi Pertamina,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik, Senin (12/3/2018) di Jakarta. Jangan harap bisa maju jika perusahaan ini hanya bekerja sendiri.

Tantangan lainnya adalah soal teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa dunia minyak dan gas bumi (migas), selain padat modal dan risiko tinggi, juga membutuhkan teknologi tinggi. “Tanpa berpartner dengan perusahaan migas lain, maka transformasi teknologi mustahil dapat diwujudkan,” kata Elia.

Dia juga mengungkapkan, dari aspek teknologi, Pertamina sangat tertinggal dibandingkan Petronas Malaysia. “Kita sangat tertinggal, sama tetangga kita ketinggalan 4 kali,” kata Elia. Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua karyawan untuk merenungkan ketertinggalan ini untuk selanjutnya dapat mengejar ketertinggalan.

“Bagaimana kita bisa mengejar ketertinggalan kita dari Malaysia,” tegas Elia.

Lebih jauh Manik juga mengungkapkan bahwa Pertamina bukan hanya tertinggal dari aspek teknologi. Aspek investasi hulu migas pun juga ketinggalan. “Malaysia mampu menghabiskan sekitar 80 miliar USD. Sedang Pertamina sekitar 20 miliar USD,” paparnya.

Di bidang riset dan proses manajemennya pun, Pertamina juga tertinggal. “Mereka sudah mengintegrasikan seluruh manajemennya,” lanjut Elia.

Oleh sebab itu, Elia menyatakan dirinya sebagai Dirut Pertamina berharap agar seluruh jajaran dan bagian organisasi Pertamina dapat melakukan inovasi-inovasi di berbagai sektor. “Inovasi tidak harus yang canggih-canggih. Tapi inovasi yang bisa diterapkan sehari-hari. Pencitraan boleh tapi realisasi jauh lebih penting,” ujar Elia seraya mengimbuhkan produksi minyak Pertamina kurang dari 1 juta crude. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*