KESDM Terbitkan SE Pengadaan BBM

38400
ESDM Minta OJK Biayai 46 Proyek EBT yang Mangkrak
katadata.co.id

JAKARTA (INDOPETRO)- Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial atas nama Menteri ESDM, menetapkan Surat Edaran Nomor 0003.E/10/DJM.O/2018, tentang Pengadaan Bahan Bakar Minyak oleh Badan Usaha/Bentuk Usaha Tetap di Sektor Energi dan Sumber daya Mineral. Surat Edaran (SE) ini ditetapkan pada 21 Februari 2018.

Dinyatakan dalam SE ini, dalam rangka pengawasan kegiatan usaha niaga minyak dan gas bumi, disampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha hilir Minyak dan Gas Bumi.

“Sesuai Pasal 12, kegiatan usaha hilir meliputi salah satunya adalah kegiatan usaha niaga yang meliputi kegiatan pembelian, penjualan, ekspor, impor minyak bumi, bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan/atau hasil olahan, termasuk gas bumi melalui pipa,” Ego pada media, Jumat (9/3/2018) di Jakarta. Sesuai Pasal 13, kegiatan usaha hilir sebagaimana dimaksud dalam pasal 12, dilaksanakan oleh badan usaha setelah mendapatkan izin usaha dari Menteri.

Selain itu, berdasarkan ketentuan Pasal 48 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi dan Pasal 2 Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 tahun 2011 tentang Kegiatan Penyaluran Bahan Bakar Minyak, Badan Usaha Pemegang Izin Niaga Minyak dan Gas Bumi untuk Kegiatan Usaha Niaga Umum BBM dalam menyalurkan BBM dapat mendistribusikan melalui penyalur.

Berdasarkan hal-hal tersebut, maka dalam hal pengadaan BBM untuk proses produksi maupun kegiatan usaha lainnya, badan usaha/bentuk usaha tetap (BU/BUT) di sektor ESDM, wajib membeli BBM dari Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi untuk Kegiatan Usaha Niaga Umum BBM atau Penyalur yang telah ditunjuk oleh Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi untuk Kegiatan Usaha Niaga BBM, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*