Pasar Karetan Makin Hits, Pengunjung Kian Membeludak

6100

JAKARTA (INDOPETRO) – Pasar Karetan, Kendal, Jawa Tengah layak mendapat acungan dua jempol. Itu karena jumlah pengunjung terus meningkat setiap pekannya.

Keseruan terjadi pada Minggu (4/3/2018). Dengan mengusung tema ‘Bidadari Pasar Karetan’, pengunjung semakin membeludak. “Agenda hari itu semuanya lancar. Semua berjalan sesuai rencana awal. Pengunjungnya ramai. Hiburan yang ditampilkan meriah,” kata Koordinator Pasar Karetan Mei Kristianti.

Dengan tema tersebut, Pasar Karetan memang menjadi lokasi berkumpulnya cewek-cewek kece dan bening. Maklum Pasar Karetan sedang berburu ambassador edisi perdana. “Style mereka rata-rata keren sih. Orangnya juga asik-asik. Jadi proses seleksi itu dilakukan diam-diam oleh tim kami,” kata Mei menambahkan.

Pasar Karetan memiliki standard sendiri buat calon ambassador. Good looking atau good performance sudah menjadi suatu keharusan. Namun, para calon ambassador juga dituntut memiliki wawasan yang luas. Istilah kerennya memiliki brain and beauty.

Cara seleksinya unik. Para ‘agen rahasia’ Pasar Karetan mendekati setiap calon yang dipilih dengan sangat hati-hati. Kalau kriterianya masuk, mereka pun diajak ngobrol banyak hal. “Kalau secara good looking masuk, maka tim kami mendekati mereka. Diajak ngobrolin banyak hal, termasuk menyangkut Pasar Karetan ini. Hampir semua calon sangat komunikatif. Hingga akhirnya ada beberapa nama yang terpilih,” kata Mei melanjutkan.

Meski demikian, nyatanya ambassador Pasar Karetan tidak didominasi cewek-cewek cantik. Pengunjung juga bisa melihat ambassador cowok-cowok keren. Pada edisi perdana ini, dipilih sepuluh ambassador. Masing-masing lima cewek dan cowok.  Bidadarinya dipilih yang cantik-cantik. Cowoknya juga yang keren. Cinderamata juga sudah diberikan kepada mereka. Respons mereka sangat bagus dan terlihat sangat puas menikmati suasana di sini.

Pengunjung yang sudah datang sejak pagi dihibur aksi Angklung Kustik. Suasana makin heboh karena tanpa malu-malu, para pengunjung ikut menari. Lagu Via Vallen yang berjudul Sayang menjadi yang paling sering dinyanyikan.

Para pengunjung ekspresif. Tidak ada yang jaim. Mereka menikmati musik khas Angklung Kustik. Tapi, tetap dangdutan. Mereka benar-benar menikmati suasana yang kami tawarkan. Kalau ditotal, pengunjung Pasar Karetan pada Minggu (4/3/2018) mencapai tiga ribu orang. Menariknya, sejumlah wisman ikut membaur dengan pengunjung lain.

Yang lebih hebatnya lagi, jumlah pengunjung sebanding dengan pemasukan. Total omset yang diraih mencapai Rp 35 juta pada hari itu. Angka itu hanya kurang Rp 3 juta, dari momen akhir tahun 2017. Saat itu pasar instagramable meraih omset Rp 38 juta dengan pengunjung mencapai lima ribu orang.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media Don Kardono memuji kesuksesan Pasar Karetan. “Kreativitas Pasar Karetan ini luar biasa. Meski begitu, tim harus tetap melakukan evaluasi,” kata Don Kardono.

Pasar itu berada di Hutan Karet Radja Pendapa Desa Segrumung, Meteseh, Boja, Kendal, Jawa Tengah. Tempat itu merupakan rajanya destinasi hang out.

Pasar Karetan merupakan magnet baru destinasi di kawasan Semarang. Beragam inovasi disiapkan untuk menjaring pengunjung. Buktinya, setelah sukses dengan tema Bidadari, pengelola meminta beberapa lapak agar tampil lebih instagramable. Tema baru pun sedang disiapkan.

Apresiasi tinggi disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya sukses Pasar Karetan harus menjadi contoh bagi yang lain. “Pasar Karetan itu salah satu contoh sistem yang berhasil. Popularitas mereka juga tinggi. Detail-detail kecil selalu diperhatikan. Pasar-pasar lain idealnya seperti itu,” kata Arief.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*