Listriki Desa 100 Persen di 2018, PLN Andalkan EBT

24500
SP PLN Dukung KPK Berantas Korupsi di PLN
Foto: radarpena.com

JAKARTA (INDOPETRO)- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan manfaatkan energi baru terbarukan untuk penuhi target elektrifikasi desa 100 persen akhir 2018 nanti. Pengembangan EBT dianggap jauh lebih tepat dilakukan di pedesaan karena karakteristik setiap wilayah yang berupa menyimpan potensi EBT yang besar.

Meskipun ditargetkan Pemerintah Pusat untuk selesai di 2019 mendatang, PLN menetapkan target eletrifikasi desa dapat diselesaikan di akhir 2018. Untuk mengalirkan listrik ke sekitar 3.660, Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, mengakui pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan pembangkit tenaga uap, tetapi juga EBT.

“Tidak bisa semua harus bertumpu pada pembangkit listrik tenaga uap. Kita kan juga punya komitmen bauran energi terbarukan. Kita juga akan fokus ke sana. Di beberapa daerah 3 T (tertinggal, terdepan, dan terluar) itu malah lebih baik kalau memakai teknologi terbarukan seperti angin, surya, dan air,” kata Sofyan di Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Selain itu, lanjut Sofyan, ada beberapa jenis pembangkit EBT yang bisa dikembangkan, khususnya di wilayah Indonesia Timur, seperti biomass dan solar PV. Resource yang dimiliki Indonesia cukup untuk mengembangkan EBT.

“Akhir Maret ini saja kita sudah punya PLTA di Sidrap sebesar 75 Megawatt. Kita juga akan kembangkan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi) dengan 8 WKP (Wilayah Kerja Panasbumi). Ini sedang kita urus,” katanya. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*