ESDM Tetapkan Proses Divestasi Saham Freeport Selesai April 2018

26700
ESDM Tetapkan Proses Divestasi Saham Freeport Selesai April 2018

JAKARTA (INDOPETRO)- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetapkan divestasi PT. Freeport Indonesia (PT FI) diselesaikan April 2018. Pelepasan 51 persen saham Freeport merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP)Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa untuk penyelesaian divestasi PT. Freeport Indonesia kalau bisa itu sebelum akhir April sudah selesai, sudah evauasi dan sebagainya. Tentunya Kementerian ESDM IUPK-nya drafting final sudah selesai,” kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan, saat konferensi pers di Jakarta, Senin (5/3)/2018).

Jonan menjelaskan Pemerintah akan membeli saham dari participating interest Rio Tinto sebesar 40 persen yang akan dikonversi menjadi saham, dan sisanya akan diambil dari kepemilikan saham PT. Freeport Mc Moran yang ada di PT Indocopper.

“Pemerintah tidak menunggu saja kepemilikan PT Freeport Indonesia sampai akhir masa kontrak karena jika menunggu hingga 2021 kita ambil alih, kita harus membayar sekurangnya nilai buku dari semua investasi Freeport yang sudah dilakukan, bukan nilai tambang,” kata Jonan.

Terkait kemungkinan Freeport akan mengajukan perpanjangan kontrak ke arbitrase internasional, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Gatot Ariyono, mengatakan itu merupakan hak yang sudah tertuang sebelumnya di kontrak PT Freeport pasal 32.

“Didalam kontrak dinyatakan, Pemerintah tidak bisa menahan tanpa alasan yang kuat, jadi itu yang jadi perhatian juga, sedangkan mengenai perhitungan bukunya, kita tidak dapat menghitung secara pasti bagian mana yang bisa diganti tetapi yang jelas diatur didalam kontrak setiap barang-barang yang dimiliki perusahaan apabila ingin dipindah tangankan atau ingin dimiliki oleh siapapun atau sudah terminasi itu harus diganti atau dipindahkan dalam waktu tertentu,” ujar Bambang.

Sebelumnya, sejak Freeport menyepakati keputusan divestasi saham sebesar 51 persen, terdapat empat hal yang kemudian didiskusikan dengan pemerintah. Antara lain keberlangsungan operasi, divestasi saham, stabilitas investasi, dan pembangunan smelter. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*