PNBP Migas Diprediksi Naik

16100
Tim harga minyak KESDM : Harga ICP April Naik
buzznigeria.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Berdasarkan kalkulasi awal saat penyusunan APBN 2018, setiap kenaikan rata-rata US$ 1 per barel ICP, diperkirakan berpotensi meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minyak dan gas bumi (migas) sekitar Rp 3,1 triliun (ceteris paribus, apabila asumsi yang berpengaruhnya lainnya dianggap tetap).

“Memperhatikan perkembangan harga tersebut, PNBP migas 2018 berpotensi naik dibandingkan rencana dalam APBN 2018. Pemerintah akan terus monitor dan mengantisipasi perkembangan tersebut,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi pada sejumlah media, Senin (5/3/2018) di Jakarta.

Jika dilihat secara utuh, total penerimaan sektor ESDM termasuk pajak migas pada 2018 direncanakan sebesar Rp 158,4 triliun, dimana sebesar 76% atau Rp 120,3 triliun dari jumlah tersebut merupakan PNBP.

Rencana penerimaan sektor ESDM pada 2018 dimaksud, terdiri dari penerimaan migas sebesar Rp 124,6 triliun mencakup PNBP migas sekitar Rp 86,5 triliun dan PPh migas sebesar Rp 38,1 triliun. Selain itu, PNBP mineral dan batubara (minerba) sebesar Rp 32,1 triliun, PNBP panas bumi sebesar Rp. 0,7 triliun dan penerimaan lainnya sekitar Rp 1 triliun. Penerimaan sektor ESDM tersebut belum termasuk penerimaan dari perpajakan minerba, dan penerimaan sewa dan jasa lainnya.

Lebih jauh Agung menyatakan bahwa PNBP Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2018 direncanakan sebesar Rp 120,3 triliun atau 44% dari total rencana PNBP nasional sebesar Rp 275,4 triliun berdasarkan APBN 2018. Namun angka tersebut diperkirakan dapat lebih tinggi karena asumsi Indonesia Crude Price (ICP) yang digunakan dalam APBN 2018 sebesar US$ 48 per barel, sementara realisasi ICP Januari 2018 sebesar US$ 65,6 per barel dengan tren peningkatan sejak Juni 2017.

Peningkatan ICP sejak Juni 2017 hingga Januari 2018, berturut-turut sebesar US$ 43,7 per barel, US$ 45,5 per barel, US$ 48,4 per barel, US$ 52,5 per barel, US$ 54,0 per barel, US$ 59,3 per barel, US$ 60,9 per barel dan US$ 65,6 per barel. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*