5555 Penari Kecak Pecahkan Rekor Dunia

17700

BADUNG (INDOPETRO) – Sebanyak 5.555 penari berkumpul jadi satu di Pantai Berawa, Tibubeneng, Badung, Bali. Mereka memecahkan Rekor Dunia pada Minggu (25/2/2018) malam hari WIB.

Mantra sakral ‘cak cak cak’ menggema kemana-mana. Kekompakan gerak, lengkingan suara khas pemuda-pemuda Bali begitu terasa. Bikin merinding yang menyaksikan. Mereka yang hobi ngevlog dan senang swafoto juga ikut beraksi. “Ini tidak pantas menjadi rekor nasional, tapi pantas untuk rekor dunia,” kata manajer Museum Rekor Indonesia (MURI) Triyono.

Suguhan kolosal itu sukses memecahkan rekor dunia yang tercatat di MURI. Atraksi tersebut juga hanya dimiliki Bali, World Best Destination versi TripAdvisor 2017. Suguhannya pun keren-keren. Sangat unik dan tak biasa. Tidak ada alat musik di sana. Yang adam hanya lantunan khas tarian Kecak. Meski tanpa alat musik, lantunan tersebut bisa menjadi sebuah irama yang harmonis mengiringi gerakan para penari.

Dengan 5.555 penari, mereka tetap bisa membentuk formasi pertunjukan yang memukau di tepi Loloan Yeh Poh, Pantai Berawa. Balutan pakaiannya Bali banget. Ada kain saput poleng khas Bali. Coraknya kotak-kotak hitam putih. Para penari juga dilengkapi selendang warna merah sebagai pengikat.

Pesona Tari Kecak juga dikomentari Menpar Arief Yahya. Menteri asal Banyuwangi itu selalu melihat sebuah kegiatan itu dari dua sisi. Cultural value dan commercial value. Semua potensi, kegiatan dan atraksi harus memberi dampak ekonomis yang konkret bagi masyarakat.

“Pemecahan rekor dunia Tari Kecak di Bali merupakan salah satu dari Pesona Indonesia yang mampu menyedot wisatawan domestik maupun mancanegara. Atraksinya merupakan kombinasi yang sempurna antara culture, nature dan man made,” kata Arief

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*