UTP Hibahkan USD 25 Ribu untuk Penelitian Universitas Pertamina

37800
UTP Hibahkan USD 25 Ribu untuk Penelitian Universitas Pertamina

JAKARTA (INDOPETRO)- Universiti Teknologi Petronas (UTP) menghibahkan dana penelitian kepada lima dosen Universitas Pertamina. Total dana hibah mencapai US$25 ribu, atau US$5 ribu untuk setiap proposal.

Pemberian dana hibah ini merupakan wujud kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Januari 2017. Kerja sama yang dilakukan mencakup bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan perukaran dosen atau mahasiswa.

Menurut Kapala Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Inovasi Universitas Pertamina, Agung Pramudito, pemberian dana hibah ini merupakan wadah yang bermanfaat untuk melakukan kajian di bidang pengembangan energi dan teknologi yang berguna bagi komunitas dan masyarakat.

“Kenapa kita pilih kerja sama dengan UTP karena adanya kesamaan induk dan model mungkin akan banyak yang kita pelajari. UTP sudah lebih berpengalaman sehingga banyak yang bisa kita pelajari. Harapannya apa yang baik dari mereka bisa kita bawa ke sini sehingga kita dapat lebih berkembang lagi,” katanya.

Proses seremoni pemberian hibah yang diadakan pada 22 Februari 2018 dihadiri oleh Rektor Universitas Pertamina, Pejabat Kantor Wakil Rektor III Universitas Pertamina Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerjasama, Prof. Azmi Mohd Shariff (Director Of Research Institute, Universiti Teknologi Petronas), dan para dosen penerima hibah.

Dosen penerima dana hibah di antaranya adalah Ade Irawan, PhD  (Utilization of Advanced Wireless Communication on Decision Making Strategy to Improve Safety Performance and Productivity in Oil and Gas Industries), Raissa, Msi (Photocatalytic hydrogen generation and water treatment from biomass-derived feedstocks by using CdS nanoparticles), Dr.Eng. Sri Hastuty (Evaluation of Natural Fibre Honeycomb Sandwich as Corrosion Resistant Material in On-shore Platforms), Muttaqin Yasin (Development of flexible and stretchable hybrid 3D graphene-MXenes based strain sensor for oil pipeline monitoring), dan Dr Rifki Muhida (Computational study on the impact of ionic liquid based surfactant on the formation of water in oil microemulsion).

Agung menambahkan bahwa dosen juga dapat mengasah dan mengembangkan kapasitas diri mereka dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Dosen yang menerima dana hibah tersebut akan diberikan jangka waktu selama 1 (satu) tahun untuk menyelesaikan kajian mereka di bidang energi dan teknologi dimulai dari Maret 2018 – Februari 2019.

Ke depan kedua perguruan tinggi tersebut berharap agar semakin banyak dosen atau peneliti berpartisipasi di dalam pengembangan kajian berbasis teknologi dan bisnis energi. (Gadih)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*