Laju Harga Minyak Disandera Derasnya Produksi Minyak AS

26900
Produksi Minyak AS Melonjak

OKLAHOMA (INDOPETRO)- Membaiknya harga minyak mentah di pasar dunia akan terganjal melimpahnya produk minyak dari Amerika Serikat (AS). Pasalnya, negeri adi kuasa tersebut saat ini terus berupaya menggandakan produksi minyak.

Melonjaknya produksi minyak AS telah menghambat kenaikan harga minyak global. Meskipun negara-negara produsen minyak mayor seperti Rusia, Arab Saudi, dan OPEC bersepakat memangkas output, tetapi arus minyak AS justru mengalir deras. Impor minyak AS turun ke bawah 4 juta bph. Bahkan, ekspor minyak AS kian meningkat, perlahan-lahan menggerogoti porsi pangsa pasar OPEC dan Rusia di Asia.

Pada awal Februari 2018, badan informasi bidang energi AS, US Energy Information Administration, menyampaikan bahwa output AS akan melampaui 11 juta bph pada akhir 2018. Angka tersebut mengungguli level produksi Rusia yang saat ini masih kurang dari 11 juta bph.

Output minyak mentah AS telah melesat sampai mencapai lebih dari 10 juta barel per hari (bph) pada akhir tahun lalu, hingga negeri ini menyingkirkan Arab Saudi dari posisi produsen minyak terbesar kedua dunia. Level output tersebut juga merepresentasikan level produksi tertinggi AS sejak sekitar tahun 1970-an.

Dilansir Bloomberg, Rabu (28/2/2018) ekspor minyak mentah AS meningkat dalam empat dari lima minggu terakhir, menarik persediaan dari pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, ke terminal pengiriman pesisir.

“Orang-orang melihat pasar yang menuju ke titik keseimbangan antara AS dan pasar eksternal mereka,” kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research, seperti dikutip Bloomberg. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*