Dongkrak Pendapatan, Saudi Perpanjang Investasi Asing

27300
Arab Saudi Siap Pasok Minyak ke Sudan
Minyak Arab Saudi

RIYADH (INDOPETRO)- Belum stabilnya harga minyak mentah di pasar dunia membuat pemerintah Arab Saudi memberlakukan perpanjangan masa izin investasi asing menjadi lima tahun. Padahal sebelumnya tenggat investasi asing untuk semua investasi, termasuk migas, hanya untuk satu tahun. Regulasi ini diberlakukan sebagai salah satu upaya menutupi defisit anggaran akibat anjloknya harga minyak sejak medio 2014.

“Kebijakan itu untuk memperceoat perubahan ekonomi kita,” kata Ibrahim as-Suwayil, Wakil Gubernur Urusan Investasi di Badan Investasi Arab Saudi, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/2/2018).

“Para pejabat melihat ada efek positif terhadap investasi baru setelah aturan memotong waktu pengeluaran izin dari dua hari menjadi hanya empat jam,” katanya.

Diketahui, melalui Visi 2030, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman melakukan reformasi ekonomi untuk tidak lagi mengandalkan sumber pendapatan utama negara dari minyak.

Arab Saudi mulai memberlakukan pajak atas beragam barang dan jasa. Sejak 1 Januari tahun ini, Saudi memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen, pajak atas ekspatriat, dan mencabut subsidi bahan bakar serta listrik. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*