Petronas Janjikan Membayar Utang ke PGN

29300
Petronas Janjikan Membayar Utang ke PGN

JAKARTA (INDOPETRO)- Petroliam Nasional Berhad (Petronas) menyanggupi lunasi utang kepda PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) terkait kontrak kerja sama penyaluran gas yang telah disepakati keduanya.

“Kita dapat info bahwa Petronas sudah siap akan mengentaskan, karena kewajiban yang sudah diatur dalam Gas Transportation Agreement (GTA),” kata Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fansurullah Asa saat ditemui wartawan di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Utang sebesar US$32,2 juta atau sekitar Rp434,7 miliar ini terkait dengan penyaluran gas melalui pipa PT. Kalimantan Jawa Gas, yang 80 persen sahamnya dimiliki PGN, di bawa kuota yang disepakati. Pembayaran sempat tertunda, PGN pernah mengancam akan membawa Petronas ke arbitrase.

Fasurullah menambahkan, mediasi terkait masalah keuagan sudah diselesaikan, namun perihal force majure yan berhubungan dengan proses produksi di Lapangan Kepidang, Blok Muriah akan didiskusikan oleh pemangku kepentingan.

“Kalau ship or pay pembayarannya sudah selesai, tetapi kalau force major ini bukan wilayah SKK Migas dan Kemeterian ESDM,” katanya.

Total utang yang belum dibayarkan perusahaan asal Malaysia ini kepada PGN dari 2015 hingga 2017 sebesar US$32,2 juta. Di mana sebesar US19 juta di 2015, lalu US$8,8 juta di 2016, dan US$21,5 di 2017. Utang tersebut dikarenakan gas yang harus dialirkan melalui pipa PGN tidak sesuai dengan kontrak. Seperti pada tahun 2015 yang seharunsya reserve capacity-nya  sebesar 116 juta standar kubik kaki per hari (MMscfd) dengan minimal ship or pay mencapai 104 MMscfd hanya mampu terealisasi 104 MMscfd. Tahun 2016 hanya mampu merealisasikan pengiriman gas sebesar 90,37 MMscfd, 2017 sebesar 75,64 MMscfd. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*