Lava Tour Merapi, Sensasi Menikmati Sisi Lain Gunung Merapi

23500

Yogyakarta (INDOPETRO) – Merapi disebut sebagai gunung legendaris di Yogyakarta. Salah satu gunung api paling aktif di Indonesia itu menyimpan banyak cerita.

Jika ingin menikmati sisi lain Gunung Merapi, wisatawan bisa ikut Lava Tour. Bukan hanya keindahan alam yang bisa dinikmati. Adrenaline juga ikut terpacu. Lava Tour Merapi memang memompa adrenalin. Sebab, wisatawan akan diajak menyusuri daerah-daerah yang terkena erupsi Gunung Merapi. Bukan dengan berjalan kaki, melainkan dengan Jeep Willys tua.

Dalam beberapa kesempatan, mobil yang ditumpangi akan dipacu kencang. Maklum saja, kontur tanahnya menanjak. Jeep juga akan melewati padang pasir dengan bebatuan besar yang berserakan. Namun, yang paling seru saat Willys digeber dengan kencang ke dalam sungai. Pakaian akan basah kuyup.

Keseruan itu semakin lengkap dengan view ciamik yang dimiliki Merapi. Dari mulai spot Batu Alien, Kali Biru, Bungker Kaliadem, sampai makam mantan kuncen Merapi, Mbah Marijan. Spot itu cocok banget untuk menambah koleksi foto di instagram.

Lava Tour Merapi tidak hanya mengajak berpetualang. Ada juga pemahaman dan gambaran Gunung Merapi secara utuh. Mengunjungi sisa-sisa perkampungan yang luluh-latah merupakan aktivitas yang tidak boleh ditinggalkan. Museum Sisa Hartaku salah satunya. Tempat ini menjadi saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu. Kemudian mesin jahit, tabung televisi, hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.

Wisatawan juga akan diajak mengunjungi Bungker Kaliadem. Sebelum terjadi erupsi, Kaliadem merupakan hutan yang cukup asri. Namun, kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem wisatawan bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah.

Buat yang suka momen matahari terbit, harus mengikuti paket sunrise Lava Tour Merapi. Melihat sunrise dari kaki gunung akan menimbulkan sensasi yang berbeda. Di pagi hari, kamu juga bisa melihat Merapi secara jelas hingga lekuk-lekuknya.

Langit yang biru bersih tanpa awan semakin mempercantik pemandangan. Starting point paket Lava Tour Merapi ada dua. Pertama di Terminal Tlogo Putri, Kaliurang dan di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo.

Dari Yogyakarta bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi dalam 30-45 menit. Rutenya menyusuri Jalan Kaliurang ke utara. Jika ingin naik angkutan umum, bisa memulai dari Terminal Condongcatur, lantas naik angkot jurusan Jogja-Kaliurang, dan turun di Terminal Tlogo Putri.

Untuk harga paket Lava Tour Merapi dibagi empat kategori. Yaitu short trip, medium trip, long trip dan sunrise trip. Short trip berurasi sekitar 1-1,5 jam dengan tarif Rp 400 ribu. Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Bunker Kaliadem.

Medium trip berurasi sekitar dua jam dengan tarif Rp 450 ribu. Opsi pertama start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Bunker Kaliadem-Makam Mbah Marijan.

Sedangkan opsi kedua start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Bunker Kaliadem-Taman Nasional Plunyon. Opsi ketiga start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Kali Kuning (spot air).

Long trip berurasi sekitar 2-2.5 jam dengan tarif Rp 550 ribu. Opsi pertama start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Bunker Kaliadem-Makam Mbah Marijan-Buit Glagah Sari, Klangon. Opsi kedua start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Mini Museum Sisa Hartaku-Batu Alien-Bunker Kaliadem-Kali Kuning (spot air).

Kemudian Sunrise trip dimulai pukul 04.30 WIB dengan durasi sekitar 2.5 jam dan tarif Rp 450 rib. Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo-Bukit Kaliadem-Batu Alien-Mini Museum Sisa Hartaku. Selesai berpetualang perut lapar tak jadi hambatan. Ada banyak resto serta warung makan tradisonal berjejer di pinggir jalan. Soal rasa tidak perlu diragukan lagi. Begitu pun soal harga dijamin murah meriah.

Disamping aksesnya mudah, penginapan di Yogyakarta pun melimpah. Wisatawan dijamin tidak akan kekurangan. Mau ala backpacker atau hotel bintang lima ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*