ExxonMobil Tutup Pabrik LNG Pasca Gempa Papua Nugini

12200
ExxonMobil Tutup Pabrik LNG Pasca Gempa Papua Nugini
LNG Plant di Papua New Guinea milik ExxonMobil

MELBOURNE (INDOPETRO)- ExxonMobil Corp menutup pabrik liquefied natural gas (LNG) miliknya setelah gempa hebat melanda daerah tinggi terpencil Papua Nugini (PNG). Dilansir Reuters, gempa yang merusak infrastruktur jalan dan bangunan ini menelan korban lebih dari 20 orang.

Hingga saat ini belum dapat diketahui besar kerusakan pada fasilitas PNG LNG, sumber ekspor terbesar negara, dikarenakan akses yang terhalang akibat gempa sebesar skala 7,5 yang menimpa Senin lalu (26/02/18).

“Akses komunikasi jadi tantangan yang paling signifikan saat ini,” kata ExxonMobil melalui surelnya. Kerusakan juga mengakibatkan ditutupnya lapang udara Komo, tempat pelayanan produksi dan proses operasional PNG LNG.

Disampaikan oleh Direktur Departemen Manajemen Kebijakan Mineral dan Geohazard PNG, Chris McKee, media lokal melaporkan bahwa sedikitnya terdapat 20 hingga 30 korban jiwa. Gempa tersebut telah merusak infrastruktur, dengan daerah yang paling terkena dampaknya ada di sekitar 560 km Barat Laut Ibukota, Port Moresby.

ExxonMobil telah menutup dua unit LNG processing, atau train, yang terletak di pantai dekat Port Moresby setelah sebelumnya menutup gas conditioning plant Hides yang terletak di Provinsi Hela. Produksi Hides dikonsumsi oleh Jepang, Cina, dan Taiwan. Penutupan proyek senilai US$19 miliar ini tentu sangat memengaruhi ekspor LNG Papua Nugini yang produksinya sudah menapai 20 persen di atas kapasitas 6,9 juta ton per tahun.

Para trader berharap penutupan ini tidak berlangsung lama, karena terpaksa mencari pemasok sementara lainnya agar konsumsi energi tidak terganggu.

“Pasar global LNG harus dapat merespon segera untuk mencari sumber alternatif, dan bersiap akan dampak yang mungkin terjadi, tergantung kapan pabrik mulai beroperasi kembali setelah ditutup,” kata analis riset HIS Markit, Beseok Jin. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*