Atraksi Budaya akan Meriahkan Festival Langkisau 2018

28800

PESISIR SELATAN (INDOPETRO): Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akan kembali menghadirkan kemeriahan Festival Langkisau. Untuk 2018, Festival Langkisau digelar 18-22 April di Pantai Carocok.

Aneka kegiatan sudah disiapkan panitia. Mulai dari bazar wisata, pameran, atraksi budaya, kerajinan masyarakat, permainan tradisional, paralayang, lomba kicauan burung, pemilihan uda-uni, dan lain-lain.

Selain aneka kegiatan yang seru. Wisatawan juga akan dimanjakan dengan keindahan Pantai Carocok dan Puncak Langkisau. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Pesisir Selatan, Hasrul Sani.

“Wisatawan dapat menikmati keindahan karang, ikan kecil, serta permainan air di Pantai Carocok. Wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan Samudera Hindia dari Puncak Langkisau,” kata Hasrul pada Senin (19/2/2018).

Langkisau merupakan bukit yang menjadi andalan wisata Kota Painan. Painan juga dekat sejumlah pulau. Seperti Pulau Cingkuak (atau Pulau Monyet), Pulau Carocok, Pulau Karabak dan Pulau Cubadak.

“Festival yang akan diselenggarakan merupakan yang ke-15. Mudah-mudahan dengan kegiatan itu kunjungan wisatawan meningkat. Selain itu, popularitas objek wisata di sekitar Langkisau juga meningkat,” ujar Hasrul menambahkan.

Persiapan matang terus digenjot panitia. Nantinya ada tenda untuk pedagang. Sehingga, produk rumah tangga penduduk sekitar bisa dipromosikan dan dijual. Pada hari pertama, pengunjung dapat menyaksikan pawai budaya. Sebanyak 15 kecamatan akan menampilkan kebudayaan tradisional. Seperti tradisi Babako yang dibawakan Nagari Lumpo Kecamatan IV Jurai, dan Tradisi Batandang Ka Omah Matuo yang berartisilaturahmi ke rumah mertua. Tarian itu dibawakan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan.

Ada aksi siswa SD hingga SMA yang menampilkan drumband. Pawai tersebut dimulai dari Pantai Carocok hingga kantor Bupati Pesisir Selatan. Sore harinya digelar lomba dayung sampan atau selaju sampan. Dari Batu Kareta, sepanjang 800 meter hingga pos angkatan laut, Painan. Lomba itu akan diikuti 33 kelompok pedayung dari tiap daerah di Sumatera Barat. Atlet provinsi hingga nasional akan tampil.

Pada malam hari, pengunjung disuguhkan pemilihan Uda dan Uni Duta Wisata Pesisir Selatan. Sebanyak 12 pasangan akan bersaing untuk terpilih menjadi Uda dan Uni Pesisir Selatan 2018. “Sedangkan sport tourism voli pantai tingkat nasional akan diikuti puluhan atlet dari berbagai daerah. Ada atlet nasional, PON, dan atlet Asia Pasifik,” kata ia menambahkan.

Festival itu akan semakin meriah dengan kontes burung berkicau. Burung-burung terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat akan tampil. Kontes tersebut berlokasi di lapangan Medan Bapaneh Rawang, Painan.

Pengunjung juga masih bisa menikmati berbagai wisata alam ikon Pesisir Selatan. Seperti Jembatan Akar, Bukit Langkisau, Pantai Cerocok, hingga area wisata Mandeh. Kegiatan itu dijadwalkan akan dibuka oleh pejabat dari Kementerian Pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi digelarnya Festival Langkisau 2018. Menurutnya, festival ini merupakan salah satu ajang untuk menggaet wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara.

Menurutnya, promosi sangat penting untuk mengenalkan daerah serta potensi yang dimiliki ke banyak orang. Tanpa upaya tersebut, potensi wisata yang dimiliki tidak akan dikenal oleh banyak orang, begitu juga dengan potensi lainnya. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti melalui kegiatan pegelaran wisata, publikasi media massa, iklan dan sebagainya.

“Kegiatan itu juga sebagai wadah untuk memperkenalkan produk andalan kabupaten setempat kepada banyak orang yang berada di luar daerah,” kata Menpar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*