Produksi Minyak AS Meroket

24200
Produksi Minyak AS Meroket
Foto : okezone.com

Sebagai satu-satunya negara Super Power di dunia, Amerika Serikat (AS) menunjukkan tajinya. Salah satunya melalui produksi minyak mentah. Produksi minyak AS diprediksi akan terus meroket sehingga dapat menggerus dampak pemangkasan output oleh OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan sekutunya.

Pengeboran minyak di Amerika Serikat (rig count) mengalami peningkatan lagi sebanyak 7 ke angka total 798. Dengan ini, oil drilling rigs telah bertambah selama empat pekan beruntun, sekaligus menandakan bahwa total produksi AS yang telah mencapai rekor tinggi 10.27 juta bph dalam perhitungan bulan lalu, masih bisa naik lagi.

Baker Hughes melaporkan bahwa jumlah sumur pengeboran minyak di Amerika Serikat (rig count) mengalami peningkatan lagi sebanyak 7 ke angka total 798. “Dengan ini, oil drilling rigs telah bertambah selama empat pekan beruntun; sekaligus menandakan bahwa total produksi AS yang telah mencapai rekor tinggi 10.27 juta bph dalam perhitungan bulan lalu, masih bisa naik lagi,” demikian bunyi laporan tersebut seperti dikutip Reuters, Selasa (20/2/2018).

Masih menurut laporan itu, AS mengambil alih posisi produsen minyak terbesar kedua tahun lalu dari tangan Arab Saudi. Laju produksinya hanya sedikit lebih rendah dibanding Rusia yang duduk di peringkat pertama.

Sebagaimana lazim terjadi setiap pekan, American Petroleum Institute (API) dijadwalkan mempublikasikan estimasi inventori pada Selasa ini, sedangkan US Energy Information Administration (EIA) merilis data versi pemerintah pada Rabu.

Sementara untuk sisi suplai minyak masih menjadi pusat perhatian saat ini. Pasalnya, permintaan minyak cenderung naik moderat, sedangkan output dari negara-negara produsen minyak yang tidak bergabung dalam kesepakatan pemangkasan output yang digalang OPEC dan Rusia, justru meningkat pesat. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*