ADNOC Teken Kontrak Lagi dengan Cespa

8000
ADNOC Teken Kontrak Lagi dengan Cespa
Foto : thenational.com

DUBAI (INDOPETRO)- Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) menandatangani kontrak kerja sama selama 40 tahun dengan perusahaan minyak asal Spanyol, Cepsa, bernilai 5,5 miliar dirham Emirat Arab (AED) atau 1,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pengelolaan blok offshore SARB dan Umm Lulu, Minggu (18 /2/2018). ADNOC berhak atas 20 persen saham.

Besar bagian pembayaran Capsa juga memperhitungkan besar investasi ADNOC di kontrak sebelumnya di dua lapangan utama, di mana ADNOC menguasai saham mayoritas 60 persen. Sisa 20 persen kontrak masih belum diputuskan.

Umm Lulu dan SARB adalah salah satu bagian dari kontrak kerja offshore ADMA yang akan berakhir Maret, yang baru-baru ini dibagi menjadi tiga kontrak kerja baru untuk memaksimalkan nilai komersil, memperluas partner base ADNOC, mengembangkan ahi keteknikan, dan mengizinkan akses pasar yang lebih besar. Dua wilayah kerja lainnya adalah Lower Zakum dan Umm Saif & Nasr. Untuk Lower Zakum, pekan lalu ADNOC mendapatkan 10 persen saham melalui kontrak kerja sama dengan perusahaan asal India, ONGC Videsh.

Perjanjian yang efektif pada 9 Maret yang akan datang ini ditandatangani oleh Chief Executive Officer ADNOC Group, Sultan Ahmed Al Jaber, dan Vice Chairman sekaligus CEO Cepsa, Pedro Miró. Cepsa merupakan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) integrasi yang sepenuhnya dimiliki oleh Perusahaan Investasi Abu Dhabi, Mubadala, dan telah beroperasi di seluruh rantai industri migas.

“Perjanjian jangka panjang ini menjadi milestone di pengembangan sektor migas integrasi Abu Dhabi yang akan mengantar ADNOC mewujudkan strategi smart growth 2030,” kata Al Jaber, dikutip Pipeline.

Di pihak lain, Miró menyatakan pihaknya menganggap penting perjanjian tersebut bagi kedua pihak. “Kami telah mengerjakan sejumlah banyak proyek di sektor hulu, hilir dan petrokimia. Perjanjian ini kita bisa menambah cadangan dengan biaya produksi relatif rendah, untuk portofolio kami, dan akan memudahkan kita untuk mencapai target Rencana Strategis 2030.”(Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*