Horas Samosir Fiesta 2018 Diluncurkan, 12 Event Siap Tarik Wisatawan

24700

JAKARTA (INDOPETRO) – Calendar of Event Horas Samosir Fiesta 2018 resmi diluncurkan pada Kamis (15/2). Ada 12 event yang diagendakan untuk menarik wisatawan, tiga di antaranya bertaraf internasional.

Calendar of Event Horas Samosir Fiesta 2018 diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta pada Kamis (15/2/2018). Agenda tersebut terdiri dari festival musik, budaya dan sport tourism. Event tersebut diperkirakan bakal menarik banyak wisatawan. Terlebih karena Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berada di tengah-tengah Danau Toba.

“Dari 12 acara, tiga di antaranya menjadi unggulan yang diharapkan mampu mendatangkan ribuan wisman ke Pulau Samosir. Launching itu juga memberikan informasi kegiatan sekaligus mempromosikan Danau Toba,” kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Rapidin menegaskan jika ketiga event unggulan tersebut bertaraf internasional. Yaitu Samosir Music International, Gran Fondo New York (GNFY) Championship Asia dan Samosir Lake Toba Ultra Marathon.

Tahun lalu, ketiga event itu menarik ribuan wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, kami optimis dan akan mempersiapkan lebih matang, baik dalam hal infrastruktur, maupun persiapan lain. Rapidin yakin 12 event pariwisata yang dilaunching akan sukses. Sebab pada 2017 sektor pariwisata turut mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Samosir.

“Realisasi PAD 2017meningkat 81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. PAD yang awalnya Rp 39 miliar, meningkat menjadi Rp 71 miliar pertahun. 55 persen di antaranya berasal dari sektor pariwisata,” ujar Rapidin menambahkan.

Menurutnya, Bandara Internasional Silangit menjadi pintu utama bagi wisatawan yang datang ke Pulau Samosir. Kunjungan wisatawan mancanegara ke pulau yang memiliki luas 630 kilometer itu persegi, meningkat 45 persen tahun 2017. Jumlah riil wisman ke Samosir tahun 2017 mencapai 55.771 orang. Sedangkan 2016 hanya 35.823 orang.

Amenitas di Pulau Samosir juga mengalami peningkatan. Jumlahnya sebesar 6,74 persen. Tahun 2016 jumlah kamar yang tersedia 1.899 unit. Sedangkan 2017 jumlahnya melonjak jadi 2013 kamar.

Jumlah homestay juga mengalami kenaikan. Jumlah 56 homestay tahun 2016, meningkat 15 persen menjadi 66 homestay di 2017. Menariknya, semua homestay berupa rumah khas Batak.

“Saya yakin berbagai event internasional yang kami gelar akan sukses. Kami juga siap menampung 1.300 wisman, contohnya pada saat GNFY,” kata ia melanjutkan.

Di kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman mengatakan, kunjungan wisatawan ke Danau Toba menunjukkan tren positif. Hal itu seiring dikembangkannya infrastruktur seperti jalan tol, bandara, serta pelabuhan penyebarangan.

Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata Danau Toba juga terus dilakukan. Di antaranya membangun akses jalan tol Kuala Namu-Tebing Tinggi-Pematang Siantar. Jalur Pematang Siantar hingga Parapat juga dilebarkan. Pembangunan outter ring road sepanjang 100 km yang mengitari danau juga dilakukan. Akses akan semakin kuat dengan penyelesaian inner ring road, dan pembangunan dua pelabuhan internasional di kedua sisi danau.

“Dari segi aksestabilitas ke Samosir, nantinya akan ada 2 unit kapal Roro. Kapal itu mampu memuat 35-40 mobil dengan kapasitas 300 orang. Untuk yang overland, terdapat mobil gratis dari Silangit sebanyak dua kali sehari,” ujar Dadang.

Pria berdarah Sunda itu menjelaskan, strategi 3A (atraksi, amenitas, aksestabilitas) yang digagas harus diterapkan dengan tepat. Destinasinya juga harus ditata, Atraksi dikemas dengan baik, serta akses jalannya ditingkatkan.

“Strategi 3A harus dilakukan dengan tepat. Jika sudah, tinggal kapasitas SDM ditingkatkan. Selain itu, pelaku industri pariwisata di Samosir harus diajak bekerjasama. Event juga harus dipromosikan dengan agenda dan jadwal yang tepat,” kata Dadang mengakhiri

Jadwal event di Samosir sepanjang 2018:

– Festival Pasir Putih (31 Maret)
– Festival Gondang Naposo (27-28 April)
– Samosir Art and Culture (18-20 Juni)
– Sigale-Gale Carnival (20 Juni 2018)
– Samosir Eco Sport Tourism (1-7 Juli)
– Horja Bius Mangalahat Horbo (6-7 Juli)
– Samosir Music International (25 Agustus)
– GFNY Championship Asia (2 September)
– Samosir Lake Toba Ultra Marathon (21-22 September)
– Samosir Jazz Season (27 Oktober)
– Festival Sipinggan (28 Desember)
– Samosir Christmas Season (29-30 Desember)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*