Cadangan Minyak AS Bertambah, Harga Minyak Mulai Pulih

15200
Inilah Strategi Jitu Menteri Jonan Dongkrak Investasi Energi
Foto : hindustanintimes.com

Houston, (INDOPETRO) – Persediaan minyak mentah AS meningkat sejak 9 Februari, namun sektor penyulingan hanya mencapai 635.000 barel per hari (bph), kurang dari rata-rata minggu sebelumnya, menurut laporan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (14/2) waktu setempat atau Kamis dini hari (15/2) waktu Indonesia Bagian Barat.

Menurut Laporan Mingguan Status Minyak oleh EIA, persediaan minyak mentah komersial AS dalam minggu lalu meningkat sebanyak 1,8 juta barel dari minggu sebelumnya. Angka tersebut di luar Cadangan Minyak Strategis. Dengan total 422,1 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada di kisaran harga rata-rata terendah sepanjang tahun ini.

Total produk yang dipasok selama periode empat minggu terakhir rata-rata di atas 20,7 juta barel per hari, naik 6,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Selama empat minggu terakhir, produk bensin rata-rata 9,0 juta barel per hari, naik 6,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Sedangkan produk bahan bakar distilasi rata-rata lebih dari 4,0 juta barel per hari selama empat minggu terakhir, naik 6,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Produk bahan bakar jet turun 0,6 persen dibanding periode empat minggu yang sama tahun lalu.

Harga minyak sedikit pulih setelah penambahan persediaan minyak mentah yang diumumkan pada Rabu (14/2) pagi lebih kecil dari yang diperkirakan.
Harga untuk West Texas Intermediate (WTI) meningkat 0,37 persen menjadi 59,41 dolar AS per barel.

Sementara minyak Brent meningkat 0,64 persen menjadi 63,12 dolar AS per barel, sekitar 7,0 dolar lebih rendah dari harga tertinggi pada closing akhir 2017.
Pekan lalu, EIA memperkirakan harga Brent akan mencapai rata-rata sekitar 62 dolar AS per barel di 2018 dan 2019, dibandingkan rata-rata 54 dolar AS per barel pada 2017.

Lembaga tersebut juga memperkirakan harga minyak mentah WTI akan mencapai rata-rata 4,0 dolar AS lebih rendah daripada harga Brent di 2018 dan 2019.
EIA mengatakan bahwa produksi minyak mentah AS diperkirakan mencapai 10,6 juta barel dan 11,2 juta barel per hari pada 2018 dan 2019, menandai tingkat rata-rata tahunan tertinggi di negara ini.

Rekor sebelumnya, prouksi minyak sebesar 9,6 juta barel per hari di Amerika Serikat terjadi pada 1970. (Gadih/Xinhua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*