SKK Migas Lakukan Pendekatan Persuasif pada Kontraktor Bermasalah

4200
SP SKK Migas Siap Atasi Tumpahan Minyak Pantai Balikpapan
Foto : eksplorasi.id

Kontraktor industri hulu minyak dan gas bumi sejatinya adalah perusahaan yang tidak lagi mempunyai persoalan dengan keuangan, teknologi dan sumber daya manusia (SDM). Bila kontraktor masih memiliki masalah secara finansial maka akan menjadi krusial.

“Bila kontraktor dhuafa, istilah Pak Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas, tentu akan meninggalkan masalah saat Wilayah Kerja (WK)nya determinasi,” kata Parulian Sihotang, Deputi Keuangan dan Monetisasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada indopetronews.com Selasa (13/2/2018) di Jakarta.

Menurutnya, perusahaan tersebut akan meninggalkan kewajiban-kewajibannya. “Kita kesulitan untuk mencari orangnya, kantornya. Apalagi kantornya sudah tutup,” ujarnya.

Dia juga menuturkan pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif kepada perusahaan-perusahaan kontraktor migas yang bermasalah. “Tapi kan batasan waktunya. Sementara ini sebagian kita serahkan ke Badan Urusan Piutang dan Lelang Negara (BUPLN). Dulu namanya BUPLN,” kata Parulian. Saat ini bernama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)

Dia juga mengemukakan pihaknya juga meminta bantuan kedutaan besar yang ada untuk melakukan berbagai pendekatan. “Bila perusahaan kontraktor itu ada di lain negara. Atau juga pihak kedutaan kita yang ada di negara dimana perusahaan kontraktor tersebut berada,” ujarnya.

Lebih jauh Parulian menandaskan, bila semua sudah dilakukan tetapi belum menunjukkan i’tikad baik untuk menyelesaikan persoalan maka pihknya tidak segan-segan untuk meminta bantuan aparat hukum. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*