Masuk Februari HIP BBN Turun

6300
HIP BBN April 2018 Naik
Foto: konfrontasi.com

JAKARTA (INDOPETRO)- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menurunkan Harga Indeks Pasar (HIP) produk Bahan Bakar Nabati (BBN), meliputi biodiesel dan bioethanol, per Februari 2018. Harga turun tipis dari Rp8.000 per liter Januari lalu, menjadi Rp7.962 per liter.

Harga tersebut masih belum termasuk dengan perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.2026 K/12/MEM/2017. 

“Penurunan ini akibat penyusutan harga minyak kelapa sawit pada perhitungan sesuai dengan ketentuan Surat Direktur Jenderal EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) Nomor 590/12/DJE/2018,” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, dalam keterangan resmi, Kamis (8/2/2018).

Penurunan harga rata-rata minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) sepanjang 25 Desember 2017 hingga 24 November 2018 menjadi faktor utama HIB biodiesel. Harga CPO yang kini Rp7.810 per kg, turun dari periode sebelumnya Rp7.841 per kg.

Penurunan terjadi pula pada HIP bioetanol. Harga pasar bioetanol turun di angka Rp 10.059 per liter oleh pemerintah setelah selama tiga bulan terakhir sempat naik dari Rp 10.077 (November), Rp 10.088 (Desember), dan Rp 10.090 (Januari). 

Faktor penurunan ini ditentukan oleh rata-rata tetes tebu Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) selama 25 Juli 2017 – 24 Januari 2018 tercatat sebesar Rp 1.625 per kg ditambah besaran dolar Amerika Serikat, yaitu US$ 0,25 per liter dikali 4,125 kg per liter. 

Sebagai informasi, HIP BBN ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit 6 bulan selali oleh Direktur Jenderal EBTKE. (Gadih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*