Menpar Minta AirAsia Tambah Kursi dengan Optimalkan Pasar Utama

8200

JAKARTA (INDOPETRO): Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta AirAsia Indonesia (AAI) menjadi jembatan udara Indonesia dengan biaya ramah atau Low Cost Carrier (LCC). Permintaan tersebut disampaikan saat Menpar mengunjungi kantor AAI di Red House‪, Jl. Marsekal Suryadarma, Tangerang, Banten pada Selasa (6/2).

Kedatangan Menpar Arief Yahya disambut antusias Group CEO AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan. Dalam kesempatan itu, Menpar mengajak AAI untuk menyediakan kursi baru guna mendukung peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air.

Sebab 19,5 juta seat yang tersedia 2016 hanya cukup untuk menenuhi target kunjungan 12 juta wisman. Sedangkan untuk mencapai target 15 juta wisman pada 2017, dibutuhkan tambahan empat juta tempat duduk.

Sementara untuk mencapai target pariwisata 2018 sebanyak 18 juta wisman, dibutuhkan lagi tambahan 3,5 juta seat atau menjadi 7,5 juta tempat duduk. Kemudian 2019 dengan target 20 juta wisman, perlu tambahan tiga juta seat atau total menjadi 10,5 juta.

Menurut Arief Yahya, maskapai yang menyediakan tambahan kursi bisa mengoptimalkan pasar utama. Mengacu data Kemenpar, ada lima pasar yang bisa diekplorasi lagi oleh maskapai. Yaitu pasar Tiongkok, Eropa, Australia, Singapura, juga India.

Pada 2017, jumlah wisatawan Tiongkok mencapai 1,91 juta atau tumbuh 42,22 persen. Dari Eropa ada 1,74 juta wisman. Australia 1,10 juta, Singapura 1,31 juta dan India 434,19 ribu.

“India juga unik. Pertumbuhannya mencapai 29 persen. Kondisi itu harus lebih dioptimalkan lagi. Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang tetap menjadi market penting,” kata Menpar.

Selain pasar potensial, maskapai harus jeli dan terbuka melihat momen saat low season. Mengusung konsep sharing economy, low season bisa disikapi dengan discount. Besarannya sekitar 30-40 persen. Penurunan harga ini berlaku menyeluruh. Berlaku untuk maskapai, akomodasi bahkan destinasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*