Produksi Minyak AS Tembus 9 Juta Barel per Hari

25300
Tim harga minyak KESDM : Harga ICP April Naik
buzznigeria.com

indoPetroNews- Beredar kabar bahwa output Amerika Serikat (AS) makin menanjak. Menurut laporan Baker Hughes disebutkan bahwa jumlah oil drilling rigs di negeri Paman Sam telah meningkat ke 765 -dua kali lipat lebih besar ketimbang jumlahnya pada pertengahan 2016.

Produksi minyak AS melonjak ke rekor tinggi baru pada 9.878 juta barel per hari (bph), seperti dikutip Reuters, Selasa (6/2/2018).

Menurut perusahaan riset Rystad Energy, AS siap untuk meningkatkan produksi minyak mentah sebesar 10 persen pada tahun 2018 menjadi sekitar 11 juta barel per hari.

Masih menurut Rystad Energy, produksi minyak serpih seharusnya memungkinkan AS untuk menumbangkan Rusia dan Arab Saudi sebagai produsen minyak mentah terkemuka di planet ini.

AS belum menjadi pemimpin global, atau di depan Rusia dan Arab Saudi sejak 1975. “Pasar telah benar-benar berubah karena mesin serpih AS,” kata Nadia Martin Wiggen, wakil presiden pasar Rystad.

Prediksi tersebut menunjukkan bagaimana revolusi fracking telah mengubah Amerika menjadi pembangkit tenaga energi – sebuah transformasi yang oleh Presiden Trump telah berjanji untuk mempercepat dengan memotong peraturan. Pergeseran jangka panjang ini memungkinkan AS untuk tidak bergantung pada minyak asing, termasuk dari Timur Tengah yang bergejolak.

Sementara itu, negara-negara anggota OPEC dan sejumlah produsen minyak lainnya telah menjalankan pembatasan output dengan dipandu Arab Saudi dan Rusia, tetapi suplai Minyak Mentah tetap melimpah. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*