Menteri ESDM Sederhanakan Regulasi Hulu Migas dan EBT

12800
ESDM Minta OJK Biayai 46 Proyek EBT yang Mangkrak
katadata.co.id

indoPetroNews- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya untuk memudahkan para calon investor menanamkan investasi untuk berbisnis di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Disamping itu juga pengembangan EBT. Apa saja terobosannya?

Kementerian ESDM telah menyederhanakan regulasi hulu migas. “Kita telah mencabut regulasi terkait hulu migas,” kata Jonan kepada media, Senin (5/2/2018) di Jakarta.

Regulasi hulu migas yang dicabut yaitu: Pertama, PTK 012 tahun 2007 tentang Pengoperasian dan Pemeliharaan Pipa Penyalur Minyak dan Gas Bumi.

Kedua, PTK 013 Tahun 2007 tentang Pengoperasian dan Pemeliharaan Tanki Penyimpanan Minyak Bumi.

Ketiga, PTK 037 tahun 2017 tentang Persetujuan Untuk memproduksi 1 Sumur

Lebih jauh Jonan mengungkapkan beberapa regulasi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dicabut. Regulasi-regulas yang dicabut, yaitu:

Pertama, Peraturan MESDM No. 13/2012 Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik.

Kedua, Peraturan MESDM No. 14/2016 – Penyelenggaraan Usaha Jasa Konservasi Energi.

Ketiga, Peraturan MESDM No. 19/2015 Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA dengan Kapasitas sampai dengan 10 MW (Sepuluh Megawatt) oleh PT PLN (Persero).

Keempat, Peraturan MESDM No. 19/2016 Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik oleh PT PLN (Persero).

Kelima, Peraturan MESDM No. 21/2016 Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBm dan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas oleh PT PLN (Persero).

Keenam, Peraturan MESDM No 11/2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Panas Bumi.

Ketujuh, Peraturan MESDM No 18/2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Nomor 11/2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Panas Bumi. (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*