Insiden di Freeport, Satu Orang non Karyawan Tewas

18800
ESDM Tetapkan Proses Divestasi Saham Freeport Selesai April 2018

indoPetroNews- Pihak keamanan dan manajemen PT Freeport Indonesia (PT FI) mengeluarkan surat edaran yang ditujukan pada seluruh Komunitas PTFI untuk menghindari perjalanan ke Gedung DPRD di Timika. Apa tragedi apa?

Surat resmi berkop  PT FI tersebut tertanggal 4 Februari 2017.  Bunyi suratnya seperti berikut ini:

Semua kendaraan PTFI berlogo disarankan tidak melintasi Jl. Cenderawasih, Timika untuk menghindari gangguan di sekitar gedung DPRD Mimika. Para karyawan dan keluarga juga dianjurkan untuk menghindari area tersebut.

Pada Sabtu, 3 Februari sekitar pukul 21.40 WIT, sekelompok non-karyawan mencoba
memasuki fasilitas Dewatering Plant di Portsite.

Personil Security Risk and Management berserta aparat keamanan merespon dan membubarkan orang-orang tersebut. Satu orang tersangka ditangkap. Pada sekitar pukul 22.30, ketika tersangka dibawa dari Portsite ke Cargo Dock, aparat dilempari batu oleh sekelompok non karyawan. Pihak aparat dilaporkan merespon dengan menembakkan peluru karet ke udara.

Sementara kejadian pastinya masih belum jelas, satu orang non-karyawan perempuan meninggal dunia saat konfrontasi ini.

Sejumlah non-karyawan bergabung di area Cargo Dock setelah kejadian ini, tetapi telah berangsur membubarkan diri dan area ini telah dinyatakan aman pada sekitar pukul 03.00 WIT, 4 Februari. Namun demikian, pada sekitar pukul 06.30 WIT tanggal 4 Februari, sekelompok non-karyawan telah menguasai area pintu masuk ke Cargo Dock dan menghentikan akses keluar masuk.

Pintu masuk masih tetap ditutup sampai saat ini. Pada Minggu sore (4/2/2018), pihak keluarga korban perempuan telah membawa jenazah ke gedung DPRD di Jl.
Cenderawasih, Timika dimana mereka bermaksud mengadukan hal ini kepada para pejabat terpilih.

Sampai dengan saat ini, para anggota keluarga korban dan pendukung telah berkumpul di area DPRD dan saat ini membakar ban-ban bekas serta menghalangi lalu lintas sepanjang Jl.Cenderawsih. Mohon untuk menghindari area ini sampai situasi dapat diatasi.

Demikian isi surat tersebut, yang telah beredar dikalangan sejumlah media massa, pada Senin sore (5/2/2018). (Sofyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*