Chevron Gebrak Sektor Deepwater dengan Penemuan di Teluk Meksiko

34200
Inilah Strategi Jitu Menteri Jonan Dongkrak Investasi Energi
Foto : hindustanintimes.com

indoPetroNews- Chevron berhasil menemukan minyak di titik prospek Ballymore, lapangan lautdalam (deepwater) Amerika Serikat di Teluk Meksiko. Hal ini disebutkan dalam pernyataan korporat tersebut, Selasa lalu (30/1/2018).

Prospek Ballymore membentang di area Mississippi Canyon, Teluk Meksiko. Sekitar tiga mil dari platform Blind Faith milik Chevron, dengan kedalaman 6.536 kaki dari permukaan laut. Chevron, operator Ballymore dengan bagian saham 60 persen, bekerja sama dengan Total, melakukan pengeboran jalur sumur untuk akses ke titik temuan. Rencana pengembangan pun kini sedang dipersiapkan.

“Penemuan ini merupakan tambahan penting untuk portfolio kami, terutama dengan kombinasi ukurannya, kualitas dan kedekatannya dengan infrastruktur yang sudah ada,” kata President of Chevron North America Exploration and Production, Jeff Shellebarger.

President Exploration & Production Total, Arnaud Breuillac, melalui perusahaannya di Perancis berkata, “Setelah komersialisasinya diterima, kami akan segera memberi penilaian temuan dan menentukan cara pengolahan yang biayanya efektif untuk memastikan pengembangan yang cepat dan aman.”

Senior Vice President Exploration Total, Kevin McLachlan, mengakui bahwa Ballymore merupakan temuan terbesar Total di Teluk Meksiko. “Site ini juga berpengaruh banyak pada strategi tahunan kami sejak 2015,” kataya.

Konsultan Wood MacKenzie berpendat setelah tiga tahun menekan investasi dan kegiatan, Teluk Meksiko dibuat menjadi gebrakan baru di tahun ini. Terlebih kebijakan pemeriksaan pajak AS berdampak pada kenaikan drastis daya saing lapangan deepwater Teluk Meksiko yang terhubung dengan cekungan yang sama.

Meskipun deepwater Teluk Meksiko tiga tahun ke belakang menguras tenaga dan biaya, tapi dengan penemuan ini berhasil kembali bersaing dengan pemotongan biaya, peningkatkan efisiensi operasional, dan memperketat rantai suplai. “2018 akan menjadi awal kebangkitan sektor deepwater di 2019 dan tahun-tahun berikutnya,” kata Senior Research Analyst Wood Mackenzie, William Turner. (Gadih/oilprice)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*